JogjaJateng .com

Amidst uncertainty, a helpline in Pakistan becomes a lifeline for Afghans

January 10, 2026 • Jogja jateng
Amidst uncertainty, a helpline in Pakistan becomes a lifeline for Afghans

Di Tengah Ketidakpastian, Lembaga Bantuan di Pakistan Menjadi Tumpuan bagi Pengungsi Afghanistan

Islamabad, Pakistan – Kekhawatiran dan cemas menyelimuti hati banyak pengungsi dan pencari suaka Afghanistan yang tinggal di Pakistan. Ancaman pemulangan paksa ke negara asal mereka di tengah situasi keamanan yang masih tegang di Afghanistan menimbulkan rasa takut dan kelaparan akan masa depan. Di saat-saat sulit ini, sebuah helpline khusus bagi mereka menjadi sumber harapan dan konselor berupaya menjawab pertanyaan sulit yang menggantung di pikiran mereka.

Sumaiya, salah satu staf di helpline, mendapati dirinya di tengah gelombang tanya yang begitu menyayat hati. “Apa yang akan terjadi pada kita?” “Benarkah mereka akan mengusir kita?” “Kami tidak ingin kembali. Bagaimana bisa saya hidup di Afghanistan?”, ucap Sumaiya mengutip pertanyaan-pertanyaan yang sering dia terima. Setiap panggilan yang masuk membawa kisah hidup yang penuh tantangan dan ketakutan akan masa depan yang tidak pasti.

Kondisi ini semakin diperburuk oleh persaingan atas sumber daya di Pakistan. Terpaan krisis ekonomi yang sedang melanda negara ini mempersempit ruang bagi pengungsi Afghanistan yang telah lama berharap bisa membangun kembali hidup mereka.

Lembaga bantuan tersebut berusaha menjadi pelita di tengah kegelapan. Dengan operator yang bertugas 24 jam, mereka memberikan nasihat hukum, pendampingan psikologis, dan informasi terkini mengenai situasi di Afghanistan. Sumaiya sendiri mengaku tergerak untuk membantu melalui helpline ini. “Kami di sini untuk mendengarkan dan memberi mereka harapan. Kami berusaha sebaik mungkin untuk membantu mereka melalui masa-masa sulit ini,” ujarnya.

Dalam banyak hal, helpline ini menjadi tempat berlindung bagi para pengungsi. Tak hanya menjawab pertanyaan tentang proses hukum dan pemulangan, mereka juga memberikan dukungan emosional kepada para pengungsi yang menghadapi tekanan dan keresahan akibat ketidakjelasan masa depan.

Meski begitu, tim di balik helpline ini menyadari bahwa apa yang mereka lakukan hanyalah tetes air di lautan luas. Mereka membutuhkan sumber daya dan dukungan lebih untuk menjangkau lebih banyak pengungsi dan memberikan bantuan yang lebih komprehensif. “Perlu ada kerja sama internasional yang serius untuk mengatasi krisis ini. Jangan sampai para pengungsi Afghanistan menjadi korban yang terlupakan,” tandas Sumaiya.

Perjuangan Sumaiya dan timnya menjadi cerminan kompleksitas krisis pengungsi Afghanistan. Di balik pertanyaan-pertanyaan yang menggantung dan ketakutan yang menggerogoti, terpancar harapan akan masa depan yang lebih baik. Bantuan dan dukungan bagi para pengungsi merupakan bukan hanya tanggung jawab humanitarian, tetapi juga langkah strategis untuk memperkeruh kesempatan bagi mereka untuk hidup dengan hormat dan bermartabat.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us