JogjaJateng .com

Cold and dark: UN rights chief condemns Russian strikes on Ukraine’s power grid

January 20, 2026 • Jogja jateng
Cold and dark: UN rights chief condemns Russian strikes on Ukraine’s power grid
Dingin dan Gelap: Kepala HAM PBB Kecam Serangan Rusia ke Jaringan Listrik Ukraina

Kiev, Ukraina – Serangan Rusia yang ditujukan ke infrastruktur energi Ukraina telah memutus aliran listrik, pemanas, dan air bersih bagi ratusan ribu warga sipil, memicu kondisi tinggal di tengah ancaman musim dingin yang begitu dingin. Kejadian ini telah menjadi sorotan dunia dan menuai kecaman dari Kepala Pejabat HAM PBB, Volker Türk, yang menyebut serangan tersebut sebagai tindakan “kejam” dan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Musim dingin yang keras telah melanda Eropa Timur, membawa suhu turun drastis dan menciptakan kondisi sangat menantang bagi warga Ukraina yang sudah terdampak perang sejak Februari 2022. Serangan yang ditargetkan ke pembangkit listrik, jaringan transmisi, dan fasilitas sipil lainnya telah memperburuk situasi ini dengan memberantas sumber daya vital bagi jutaan penduduk.

Banyak masyarakat kesulitan mengakses kebutuhan dasar, seperti memanaskan rumah, memasak, dan merawat diri. Kebijakan Rusia ini dinilai semakin memperburuk penderitaan warga sipil dan mendekati tindakan kejam.

“Serangan terhadap infrastruktur energi sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional humaniter dan hukum perang,” tegas Volker Türk dalam sebuah pernyataan resmi. “Tindakan ini mengakibatkan penderitaan ekstrem bagi warga sipil, khususnya yang rentan seperti anak-anak, lansia, dan disabilitas.”

Türk juga menekankan pentingnya perlindungan HAM bagi seluruh penduduk Ukraina, terlepas dari situasi perang. Ia menyerukan Rusia untuk menghentikan serangan yang targetkan infrastruktur sipil dan memprioritaskan kebutuhan dasar warga sipil.

“Melanggar hak atas kehidupan sejahtera dan perlindungan manusia adalah tindakan yang tidak dapat diterima,” ujarnya.

PBB melalui program kemanusiaannya telah menyalurkan bantuan untuk menyediakan pemanas, selimut, dan kebutuhan sehari-hari lainnya bagi warga sipil Ukraina yang terkena dampak serangan.

Namun, bantuan humanitarian ini hanya mampu memberikan sedikit keringanan dalam situasi yang semakin memburuk. Warga sipil Ukraina membutuhkan perlindungan penuh dari serangan dan akses ke sumber daya vital untuk bertahan hidup di tengah musim dingin yang menghadang.

Kasus ini menjadi sorotan bagi komunitas internasional untuk bertindak lebih tegas dalam menghentikan serangan Rusia dan mendesak penghormatan HAM di Ukraina.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us