JogjaJateng .com

‘Dangerous nostalgia’ is a threat to multilateralism, UN deputy chief tells Danish MPs

January 22, 2026 • Jogja jateng
‘Dangerous nostalgia’ is a threat to multilateralism, UN deputy chief tells Danish MPs
Meninggalkan Nostalgia, Hargai Tata Kelola Global

Kopenhagen, Denmark – Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Amina Mohammed mengingatkan dunia untuk mewaspadai “nostalgia yang berbahaya” terhadap era pasca Perang Dunia II dalam sebuah pidato yang berapi-api di hadapan anggota parlemen Denmark pada hari Kamis (26 Januari 2023).

Mohammed menekankan pentingnya memperkuat tata kelola global berdasarkan aturan, atau menghadapi konsekuensinya. Ia mengingatkan bahwa UN Charter, yang mendefinisikan kerangka kerja antarbangsa yang ada, merupakan fondasi bagi perdamaian dan stabilitas global.

“Kita sedang berada di persimpangan jalan,” kata Mohammed. “Kita bisa kembali ke era lawas yang penuh kekacauan dan konflik, atau kita bisa bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik untuk semua.”

Proklamasi Wakil Sekretaris Jenderal PBB ini terjadi di tengah peningkatan ketegangan geopolitik dan tantangan global yang kompleks.

Mohammed menggalang dukungan agar negara-negara dunia berkomitmen untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam mengatasi isu-isu global seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan pandemi.

“Hanya melalui kerja sama dan koordinasi yang efektif,” ujar Mohammed, “kita dapat mengatasi masalah besar ini.”

Pidato Wakil Sekretaris Jenderal PBB ini mendapat sambutan hangat dari anggota parlemen Denmark. Beberapa anggota menghargai keberaniannya mengkritik tren global yang mengancam multilateralisme, sementara yang lain menekankan pentingnya reformasi internal PBB agar lebih efektif dalam menangani tantangan masa kini.

Pemerintah Denmark sendiri telah menyatakan dukungannya terhadap multilateralisme dan berjanji untuk berkontribusi aktif dalam upaya United Nations untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Mohammed, dalam penutup pidatonya, mengajak dunia untuk meraih masa depan yang lebih damai dan adil. Ia menekankan bahwa mempertahankanUN Charter bukan hanya soal nostalgia, melainkan komitmen untuk mewujudkan visi perdamaian dan kerjasama global.

“Mari kita ingat bahwa kita lebih kuat bersama,” pesan Mohammed, “dan bahwa masa depan kita saling terkait.”

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us