JogjaJateng .com

Gaza: A ceasefire that still kills children is not enough, says UNICEF

January 13, 2026 • Jogja jateng
Gaza: A ceasefire that still kills children is not enough, says UNICEF

Gaza: Sengketa yang Menewaskan Anak-anak, Bahkan Pasca Gencatan Senjata

Gaza City, 13 Januari 2026 – Tucuran air mata bagi keluarga-keluarga di Gaza semakin mengenaskan. Meski gencatan senjata telah berlaku, serangan udara, drone, dan dinginnya cuaca tak atet menyelamatkan anak-anak. UNICEF, sebuah organisasi kemanusiaan PBB yang berfokus pada perlindungan dan kesejahteraan anak-anak, mengungkapkan bahwa lebih dari 100 anak telah tewas sejak awal Oktober.

“Gencatan senjata tidak cukup jika anak-anak masih menjadi korban,” ujar Justine Fleischner, Perwakilan UNICEF untuk Palestina. Ia menekankan bahwa kewajiban utama dunia adalah melindungi anak-anak untuk menjamin masa depan mereka.

Kebrutalan konflik belum berakhir. Selama gencatan senjata, akses kepada kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan, dan tempat berlindung masih terhambat. Keadaan ini semakin memperitah situasi demi kehidupan anak-anak di Gaza.

“Bayangkan anak-anak hidup dalam ketakutan setiap saat. Kekurangan obat-obatan dan fasilitas kesehatan menyebabkan mereka rentan terhadap berbagai penyakit. Pasokan air bersih kritis, dan cuaca dingin memperburuk keadaan,” ungkap Fleischner.

UNICEF mendesak semua pihak untuk mematuhi hukum internasional dan memastikan keselamatan anak-anak. Selain itu, organisasi tersebut menyerukan dunia untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang lebih besar dan mendesak agar gencatan senjata segera menjadi perjanjian damai yang abadi.

“Pertempuran baru tidak akan menyelesaikan masalah. Anak-anak di Gaza membutuhkan keamanan, kasih sayang, dan kesempatan untuk masa depan yang layak. Kita harus bekerja sama untuk mencapai kedamaian yang nyata dan berkelanjutan di Gaza,” tegas Fleischner.

Pernyataan UNICEF didengar di tengah desakan internasional atas situasi di Gaza. Laporan-laporan tentang kematian anak-anak akibat konflik terus berdatangan. Organisasi PBB dan lembaga kemanusiaan lainnya telah mengutturkan keprihatinan mendalam atas kondisi yang memprihatinkan di Gaza.

Namun, di tengah kesedihan dan kegelapan, terdapat harapan. Warga Gaza, termasuk para dokter dan relawan, bekerja keras untuk menyelamatkan anak-anak.
Aksi mereka menjadi penyemangat untuk terus memperjuangkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Gaza.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us