JogjaJateng .com

Iran: ‘The killing of peaceful demonstrators must stop,’ UN rights chief says

January 13, 2026 • Jogja jateng
Iran: ‘The killing of peaceful demonstrators must stop,’ UN rights chief says

Iran: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Marak di Tengah Unrest

Jeneva, Swiss – Chief Humans Rights Office di bawah PBB, Volker Türk, mengekspresikan keprihatinan mendalam atas eskalasi kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan Iran terhadap demonstran. Menurut perwakilan PBB, ratusan warga sipil dilaporkan tewas dan ribuan lainnya ditangkap seiring berlangsungnya protes yang menentang rezim selama beberapa pekan terakhir.

Protes-protes ini berawal dari kematian Mahsa Amini, seorang perempuan muda yang meninggal dalam tahanan polisi moral pada 16 September 2022. Kematian Amini, yang diduga akibat kekerasan polisi, menjadi pemicu kemarahan publik terhadap pemerintah Iran yang dikritik karena menerapkan aturan-aturan ketat di bidang pakaian dan perlakuan diskriminatif perempuan.

Akibat maraknya demonstrasi, otoritas Iran memperketat pengawasan di berbagai kota, memblokir akses internet, dan melakukan penangkapan massal. “Saya dengan sungguh-sungguh mengutuk pelanggaran hak asasi manusia secara sistematis yang terjadi di Iran,” ujar Volker Türk, dalam sebuah pernyataan resmi. “Penghilangan nyawa warga sipil secara brutal harus segera dihentikan. Penangkapan dan penahanan tidak sah juga harus dihentikan.”

Ketakutan terhadap kekerasan aparat keamanan mendorong warga sipil untuk bersembunyi dan menghindari kontak dengan polisi. Beberapa bahkan menggunakan media sosial untuk menyampaikan pesan kepada keluarga dan teman-teman agar tetap berhati-hati.

Selain kematian dan penangkapan, laporan juga menyebut adanya penyiksaan, pemukulan, dan kekerasan seksual yang dialami oleh para demonstran. Seruan PBB agar aparat keamanan Iran menghentikan kekerasan dan menghormati hak asasi manusia menuai tanggapan beragam. Hingga kini, pemerintah Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait kecaman ini dan terus bersikeras bahwa demonstrasi di negaranya merupakan upaya asing untuk menggoyahkan stabilitas nasional.

Melonjaknya pelanggaran hak asasi manusia di Iran telah memancing kecaman internasional, sementara organisasi hak asasi manusia mendesak agar pemerintah Iran menghentikan kekerasan dan memulai dialog dengan aktivis dan warga sipil.

Sentuhan global ini menjadi tekanan dahsyat bagi pemerintah Iran yang tengah dihadapkan pada situasi kompleks. Ditambah lagi dengan sanksi ekonomi internasional yang sedang diberlakukan, pemerintah Iran dihadapkan pada situasi politik dan sosial yang diprediksi akan semakin rumit di masa mendatang. Menanggapi situasi ini, Volker Türk reiterasi keprihatinan PBB dan menyerukan kepada pemerintah Iran untuk:

Menghentikan penindasan terhadap demonstran secara segera.  
Membebaskan seluruh tahanan sipil yang ditahan sehubungan dengan demonstrasi.  
Memastikan akses terhadap layanan medis dan bantuan hukum bagi para korban kekerasan.  
Memulai dialog terbuka dan konstruktif dengan warga sipil untuk mengatasi akar masalah yang memicu demonstrasi.  

Situasi di Iran saat ini mencerminkan ketegangan yang tinggi Jogjajateng.com rakyat yang menuntut perubahan dengan pemerintah yang mempertahankan kekuasaannya.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us