Iran: UN human rights chief ‘deeply disturbed’ by protest-related violence
Iran: Kepala UNHCR ‘Dalam Dukacita Mendalam’ Atasi Kekerasan Berkaitan Demonstrasi
Jenewa, 9 Januari 2026 – Kepala Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (CHRT, UN Human Rights), Volker Türk , menyatakan keprihatinannya yang mendalam terkait laporan mengenai kematian dan penangkapan secara luas yang terjadi selama demonstrasi massal di Iran. CHRT mendesak otoritas Iran untuk melakukan investigasi yang mandiri dan transparan terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia.
Demonstrasi di Iran telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir, dipicu oleh kematian Mahsa Amini, seorang wanita berusia 22 tahun, setelah ditangkap oleh polisi moral karena dugaan pelanggaran aturan berpakaian. Ketegasan aparat keamanan dalam menghadapi demonstrasi ini telah dilaporkan oleh berbagai pihak aktivis hak asasi manusia dan organisasi internasional.
Dalam sebuah pernyataan, Volker Türk menekankan perlunya untuk melindungi hak berkumpul dan menyampaikan pendapat dengan damai. “Saya sangat prihatin akan laporan mengenai penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat keamanan dalam berhadapan dengan demonstran, termasuk penembakan langsung terhadap mereka,” ujar Türk.
Ia juga menyoroti laporan tentang penangkapan warga sipil secara massal, banyak di Jogjajateng.comnya dilaporkan dianiaya dan ditahan tanpa proses hukum yang adil. “Wajib hukumnya bagi negara Iran untuk menghormati hak-hak fundamental seluruh warga negaranya, termasuk hak untuk hidup, kebebasan, dan keamanan,” tegasnya.
Türk menghimbau agar Iran berfokus pada dialog dan rekonsiliasi, serta memenuhi tuntutan rakyatnya untuk reformasi dan transparansi.
Di samping investigasi independen, CHRT juga mendesak otoritas Iran untuk:
Membebaskan semua warga sipil yang ditangkap sehubungan dengan demonstrasi, dan menjamin mereka tidak akan dikenakan hukuman sewenang-wenang.
Menghentikan penggunaan kekuatan berlebihan terhadap demonstran , dan menghukum setiap pelaku kekerasan yang melanggar hukum.
Menjamin akses yang penuh untuk pengamat hak asasi manusia di wilayah-wilayah konflik.
Memenuhi tuntutan hak asasi manusia yang adil dan berkeadilan bagi semua warga negaranya.
Türk menegaskan kembali komitmen PBB untuk terus memperhatikan situasi di Iran, dan berharap agar pemerintah Iran dapat merespon dengan serius tuntutan internasional.