JogjaJateng .com

Melting Reserves of Power: Mongolia’s Glaciers and the Future of Energy and Food Security

January 29, 2026 • Jogja jateng
Melting Reserves of Power: Mongolia’s Glaciers and the Future of Energy and Food Security
Mencairnya Cadangan Kekuatan: Gletser Mongolia dan Masa Depan Kemandirian Energi dan Pangan

Ulaanbaatar, Mongolia – Tahun Internasional Pelestarian Glaciers yang diusung tahun 2025 menjadi pengingat yang tepat bahwa stabilitas ekonomi Mongolia bergantung pada sistem pegunungan yang rapuh dan mencair pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kehilangan gletser ini berdampak luas pada sistem energi dan pertanian di negara ini, dua pilar pembangunan yang sama-sama mengandalkan sumber daya yang terbatas: air.

Mongolia adalah negeri luas yang terletak di Asia tengah, dengan lebih dari 90% wilayahnya berupa padang rumput dan gurun. Pegunungan, yang meliputi Altai, Khangai, dan Hangay, menjadi sumber utama air tawar bagi Mongolia. Di sana, tersembunyi gletser-gletser miliaran ton yang secara bertahap mencair hingga menjadi sungai-sungai yang mengalir ke seluruh negeri.

Gletser-gletser ini berperan kunci dalam keberlangsungan hidupMongolia. Selama musim dingin, gletser menyimpan air ke dalam lapisan es. Ketika musim panas tiba, gletser-gletser ini melepaskan air ke sungai, membentuk lahar, dan mendukung pertanian yang vital bagi penduduk Mongolia.

Namun, di era perubahan iklim, pola suhu yang semakin meningkat menyebabkan gletser-gletser Mongolia mencair lebih cepat dari sebelumnya. Akibatnya, jumlah air yang mengalir ke sungai-sungai dan danau-danau mulai berkurang, mengancam ketersediaan air untuk jutaan warga Mongolia.

Jejak di Sektor Energi

Peningkatan suhu yang ekstrem juga mempengaruhi sektor energi Mongolia, yang secara signifikan bergantung pada sumber daya air. Banyak pembangkit listrik hidro yang dibangun di Sungai Selenge dan Sungai Orkhon menggunakan aliran air yang berasal dari gletser untuk menghasilkan energi. Penurunan debit air sungai akibat mencairnya gletser mengancam kapasitas produksi energi, sehingga performa ekonomi Mongolia terancam.

Tokhboldyn Baatarseg, Direktur Departemen Kelautan dan Air Kementerian lingkungan dan Sains Mongolia, berkomentar mengenai dampaknya pada sektor energi, “Penurunan debit sungai akibat mencairnya gletser sudah terlihat. Ini berpotensi mengganggu pasokan energi listrik, terutama pada musim kemarau.”

Tantangan untuk Ketahanan Pangan

Perubahan iklim yang dipicu oleh mencairnya gletser juga menimbulkan tantangan serius bagi ketahanan pangan Mongolia. Sektor pertanian di Mongolia sangat bergantung pada air sungai untuk mengairi ladang-ladang dan padang rumput. Ketika aliran air menyusut, diprediksi akan terjadi penurunan panen dan produksi produk-produk hewani, mengancam keamanan pangan jutaan penduduk Mongolia.

“Setiap tahun, kita kehilangan beberapa persen dari performa pertanian kita akibat kurangnya air. Ini sangat mengkhawatirkan bagi penduduk Mongolia yang mengandalkan pertanian sebagai sumber pendapatan dan pangan utama,” ujar Erdenebat Gankhuyag, seorang petani di wilayah Töv.

Langkah-Langkah Penting untuk Perlindungan

Situasi ini menuntut langkah-langkah secara serius untuk melindungi gletser-gletser Mongolia dan sumber daya air yang vital.

Pemerintah Mongolia telah memulai beberapa langkah keberlanjutan, seperti membangun waduk buatan untuk menyimpan air, memperkenalkan sistem irigasi yang efisien, dan mengembangkan sumber daya energi terbarukan.

Upaya bersifat kolektif, baik dari sektor pemerintahan, swasta, maupun masyarakat sipil, sangat penting dalam mengatasi tantangan ini. Mengurangi emisi karbon global, mendorong penelitian dan pengembangan sumber daya air yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian gletser menjadi langkah-langkah krusial dalam menyelamatkan gletser Mongolia dan masa depan bangsa.

Meskipun menghadapi permasalahan yang kompleks, Mongolia memiliki potensi besar untuk mengembangkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Dengan upaya kolektif dan komitmen kuat, gletser-gletser Mongolia dan sumber airnya dapat dilestarikan untuk generasi mendatang.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us