Mozambique floods heighten disease, malnutrition risks – UN agencies
Banjir Devasasi Mozambique Tingkatkan Risiko Penyakit dan Malnutrisi
Maputo, Mozambique: Banjir dahsyat yang menggenangi berbagai wilayah di Mozambique telah menghancurkan rumah, jalan raya, dan infrastruktur, meningkatkan risiko wabah penyakit, malnutrisi, dan paparan terhadap satwa liar berbahaya. Peringatan ini disampaikan oleh berbagai lembaga PBB di tengah upaya penyelamatan dan bantuan kemanusiaan yang sedang berlangsung.
Banjir yang disebabkan oleh hujan lebat dengan intensitas tak terprecedented, mulai dari akhir minggu lalu, telah menenggelamkan kota-kota besar seperti Beira dan Buzi. Ratusan ribu orang telah mengungsi, kehilangan rumah dan harta benda mereka. Lembaga PBB menekankan bahwa situasi ini menciptakan kondisi yang ideal untuk penyebaran penyakit seperti disentri, malaria, dan kolera.
“Kondisi sanitasi yang rendah selama bencana ini sangat mengkhawatirkan,” ujar perwakilan dari UNICEF dalam sebuah pernyataan resmi. “Air tergenang menjadi sarang bagi nyamuk, sementara akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai menjadi sangat terbatas. Hal ini meningkatkan risiko wabah serta penyebaran penyakit lainnya, terutama bagi anak-anak yang lebih rentan.”
Tak hanya ancaman penyakit, banjir juga menimbulkan risiko serius terkait dengan malnutrisi. Akses terhadap makanan menjadi terganggu, dan jutaan penduduk di daerah terdampak bergantung pada bantuan pangan. Kementerian Kesehatan Mozambique memperingatkan bahwa angka stunting dan kondisi malnutrisi pada anak-anak kemungkinan akan meningkat akibat kekurangan makanan dan akses terhadap layanan kesehatan yang terbatas.
Peringatan fenomena alam ini juga relevan dengan aktivitas satwa liar. Banjir memaksa sejumlah hewan, termasuk buaya, keluar dari habitat aslinya dan masuk ke wilayah perkotaan. Situasi ini meningkatkan risiko konflik dengan manusia, sehingga mengharuskan warga untuk ekstra hati-hati.
Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa upaya bantuan kemanusiaan dapat terkendala oleh kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan yang signifikan.
“Tim penyelamat bekerja keras untuk mencapai area terdampak dan memberikan bantuan darurat ke penduduk yang membutuhkan,” ujar juru bicara Sekretariat PBB. “Namun, akses ke daerah terpencil sangat terbatas, dan kami membutuhkan dukungan lebih lanjut untuk memastikan bantuan dapat diberikan sepenuhnya kepada mereka yang membutuhkan.”
Lembaga PBB dan pemerintah Mozambique mendesak masyarakat internasional untuk memberikan bantuan yang substansial dalam bentuk dana, logistik, dan tenaga ahli untuk mengatasi dampak banjir ini. Mereka menekankan bahwa tindakan cepat dan terkoordinasi diperlukan untuk menyelamatkan jiwa, mencegah wabah penyakit, dan memastikan pemulihan terjamin bagi penduduk Mozambique yang terkena dampak bencana.