JogjaJateng .com

Security Council Divided on United States’ Venezuela Action

January 6, 2026 • Jogja jateng
Security Council Divided on United States’ Venezuela Action
PBB Terbelah Atas Tindakan Amerika Serikat terhadap Venezuela

PBB, NEW YORK – Dewan Keamanan PBB terpecah dalam menilai tindakan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyatakan kekhawatirannya yang mendalam atas masa depan Venezuela.

Perpecahan ini terjadi dalam rapat tertutup Dewan Keamanan PBB pada hari Jumat, 5 Januari 2023. AS, bersama sekutunya di Dewan Keamanan, berusaha menggalang dukungan untuk resolusi yang menuntut pengunduran diri Presiden Nicolas Maduro dan penggantian pemimpin baruVenezuela yang diakui secara internasional. Namun, beberapa negara anggota, baik yang permanen maupun non-permanen, seperti Rusia, Cina, dan sejumlah negara Afrika mengkritik tindakan AS, yang dianggap sebagai intervensi intervensi asing di urusan internal Venezuela.

“Saya mengkhawatirkan keamanan dan stabilitas Venezuela dan pergantian kekuatan yang tidak menentu,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan yang dirilis PBB.

Guterres menekankan pentingnya dialog dan diplomasi untuk menyelesaikan krisis politik dan ekonomi di Venezuela yang sudah berlangsung lama. Ia juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dari kekerasan dan upaya penggulingan kekuasaan yang melanggar konstitusi.

Pidato Guterres ini memicu perdebatan sengit di Dewan Keamanan, dengan AS mempertahankan posisi bahwa Maduro telah melanggar konstitusi dan menguasai kekuasaan secara ilegal. Mereka berpendapat bahwa resolusi yang mereka ajukan adalah langkah yang diperlukan untuk memulihkan demokrasi dan melindungi rakyat Venezuela.

“Pemerintah Maduro telah mengabaikan hak-hak rakyat Venezuela dan telah melestarikan kekuasaan melalui penyalahgunaan kekerasan dan pembatasan hak-hak asasi manusia,” ungkap perwakilan AS di sidang Dewan Keamanan.

Sebaliknya, negara-negara anggota yang menolak resolusi AS berpendapat bahwa hal tersebut adalah bentuk intervensi politik yang melanggar kedaulatan negara. Mereka juga memperingatkan bahwa pada akhirnya, resolusi tersebut akan semakin memperkeruh suasana dan memperburuk krisis di Venezuela.

“Langkah-langkah unilateral yang ditempuh oleh AS terhadap Venezuela justru memperburuk situasi dan tidak berkontribusi pada penyelesaian damai krisis,” ujar perwakilan Rusia.

Dalam situasi yang semakin kompleks ini, PBB mengambil langkah-langkah untuk memfasilitasi dialog Jogjajateng.com berbagai pihak terkait di Venezuela. Guterres menyatakan kesiapan PBB untuk mendukung upaya-upaya diplomasi dan mencari solusi yang inklusif dan berkelanjutan untuk krisis di negara Amerika Latin tersebut. Pertemuan Dewan Keamanan PBB kembali akan diadakan untuk membahas situasi di Venezuela, namun hingga saat ini belum ada kesepakatan akhir mengenai arah tindakan yang akan diambil.

Tindakan AS pada masa depan terhadap Venezuela belum pasti. Namun, perpecahan di PBB menunjukkan adanya tantangan serius dalam mencari solusi atas krisis ini. Situasi di Venezuela tetap menjadi perhatian dunia, dan diharapkan dapat segera diselesaikan melalui dialog dan diplomacy untuk mencegah eskalasi konflik.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us