JogjaJateng .com

South Sudan: ‘All the conditions for a human catastrophe are present’

January 30, 2026 • Jogja jateng
South Sudan: ‘All the conditions for a human catastrophe are present’

South Sudan: ‘Semua Kondisi untuk Bencana Humaniora Ada’

Juba, South Sudan – Tensi militer di negara terpecah belah ini semakin meningkat dengan pertempuran sengit Jogjajateng.com pasukan pemerintah dan milisi oposisi di Negara Bagian Jonglei, menggelincirkan kekhawatiran atas potensi krisis kemanusiaan.

Kemarahan dan kekerasan telah dipicu oleh perebutan kontrol atas tanah dan sumber daya di Jonglei, yang seringkali menjadi lokasi konflik. Pemberontakan telah menyebar ke beberapa distrik, memaksa ribuan warga sipil untuk melarikan diri dari rumah mereka dan mencari perlindungan di tempat yang aman.

PBB telah memperingatkan bahwa situasi di Negara Bagian Jonglei sangat memprihatinkan. “Semua kondisi untuk bencana kemanusiaan ada di sini,” ungkap seorang juru bicara PBB kepada para wartawan di Juba, ibu kota South Sudan. “Kita melihat perpindahan massal, kekurangan pangan parah, dan akses terbatas terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan humanitarian.”

Konflik ini berpotensi memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah rapuh di South Sudan. Negara ini telah menderita perang saudara selama bertahun-tahun, meninggalkan jutaan orang dalam kemiskinan dan mengandalkan bantuan asing untuk bertahan hidup.

Warga sipil dan pengungsi di Negara Bagian Jonglei kini hidup dalam kondisi putus asa. Akses mereka terhadap makanan, air bersih, dan perawatan medis terbatas, sementara ancaman kekerasan terus menghantui mereka. “Kami kehilangan segalanya,” ungkap seorang perempuan yang terpaksa meninggalkan rumahnya dengan anak-anaknya. “Rumah kami terbakar, ladang kami hancur, dan kami ketakutan.”

Gerakan Perdamaian dan Abadi (SPLM-IO), kelompok oposisi yang terlibat dalam pertempuran, menuduh pemerintah yang dipimpin Presiden Salva Kiir melakukan pelanggaran HAM dan serangan terhadap pemukiman sipil. Pemerintah, di sisi lain, menuduh kelompok oposisi melakukan kekerasan dan memojokkan warga sipil.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyerukan gencatan senjata segera dan pembukaan jalur bantuan ke wilayah yang terdampak. PBB juga mendesak internasional untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan ke South Sudan dan membantu upaya perdamaian.

“Situasi di South Sudan sangat kritis,” ujar seorang perwakilan kemanusiaan PBB. “Perlu kerjasama dan dedikasi global untuk mencegah bencana kemanusiaan besar-besaran dan membantu rakyat South Sudan keluar dari belenggu konflik.”

Krisis di South Sudan merupakan peringatan besar tentang kompleksitas konflik dan dampak transformatifnya terhadap warga sipil. Kesengsaraan dan penderitaan yang melanda negeri ini menuntut perhatian dan tindakan tegas dari komunitas internasional untuk mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us