JogjaJateng .com

Sudan: After 1,000 days of war, millions of civilians still bearing brunt

January 9, 2026 • Jogja jateng
Sudan: After 1,000 days of war, millions of civilians still bearing brunt

Sudan: Setelah 1.000 Hari Perang, Jutaan Warga Sipil Tetap Mengalami Beban

Hartum, Sudan – Pada hari Jumat, lembaga bantuan kemanusiaan menandai 1.000 hari perang di Sudan dengan peringatan menyedihkan: konflik ini telah menciptakan krisis kelaparan terbesar di dunia dan juga bencana pengungsian terbesar. Setiap hari, warga sipil terus “membayar harga untuk perang yang mereka tidak pilih,” kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA).

Perang saudara di Sudan yang dimulai pada April 2023 telah menghancurkan infrastruktur negara, menghambat pasokan makanan dan air bersih, serta menyebabkan jutaan orang kehilangan rumah dan mata pencaharian mereka. Konflik ini juga erat kaitannya dengan meningkatnya ancaman kemiskinan, penyakit, dan kekerasan.

Saat memasuki milenium sengketa, situasi di Sudan semakin memprihatinkan. Kementerian Kesehatan Sudan melaporkan lebih dari 4.000 kematian akibat kekerasan langsung, anak-anak menjadi yang paling rentan. Lebih dari 300.000 orang terpaksa melarikan diri ke negara tetangga, sementara jutaan lainnya terjebak di daerah-daerah yang dilanda perang, tanpa akses yang memadai terhadap kebutuhan dasar.

“Kondisi di lapangan sangat sulit,” ungkap seorang petugas kemanusiaan yang bertugas di Sudan. “Akses ke daerah-daerah terdampak sangat terbatas karena medan yang sulit dan risiko keamanan yang tinggi.

“Kami terus bekerja keras untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, namun dengan sumber daya yang sangat terbatas, ini terasa seperti membuang air ke laut. Kita membutuhkan perdamaian dan akses segera ke wilayah yang terkena dampak agar dapat memberikan bantuan efektif dan menyelamatkan hidup lebih banyak orang.”

Organisasi-organisasi kemanusiaan internasional terus menyerukan gencatan senjata permanen dan akses penuh ke wilayah konflik agar mereka dapat memberikan bantuan kepada jutaan warga sipil yang tertindas dalam perang ini.

PBB Menekankan Pentingnya Perdamaian dan Akses Pasokan

OCHA menekankan perlunya upaya diplomatis yang menyeluruh untuk mengakhiri konflik di Sudan. “Hanya melalui dialog yang damai dan komitmen dari semua pihak untuk menghentikan kekerasan, kita dapat membantu rakyat Sudan keluar dari situasi putus asa ini,” kata perwakilan OCHA.

“Keamanan kemanusiaan adalah prioritas utama. Kita mendesak semua pihak untuk melindungi sipil dan memastikan akses tanpa hambatan bagi bantuan kemanusiaan,” tambahnya.

Peringatan peringatan 1.000 hari perang di Sudan menjadi pengingat yang menyedihkan tentang jatuhnya jutaan nyawa dan penderitaan yang dialami oleh rakyat Sudan. Dunia menanti upaya nyata dari pihak-pihak yang terlibat untuk menamatkan konflik ini dan membangun masa depan yang damai dan sejahtera bagi negara Afrika Utara tersebut.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us