JogjaJateng .com

UN Assembly president defends multilateralism, UN Charter in Davos

January 21, 2026 • Jogja jateng
UN Assembly president defends multilateralism, UN Charter in Davos

Presiden Sidang Umum PBB Ngèvementkan Pertahanan Multilateralisme di Davos

Davos, Switzerland – Presiden Sidang Umum PBB, Csaba Kőrösi, memperingatkan dunia telah berada di titik “hidup atau mati” bagi multilateralisme. Ia menekankan bahwa tatanan aturan berbasis perjanjian internasional hanya dapat bertahan jika negara-negara jujur dalam komunikasi dan bertindak pada saat yang sulit. Mengajak bagi pembentukan aliansi antar-wilayah, Kőrösi menyerukan tindakan bersama untuk melawan berkembangnya tindakan tanpa hukum, disinformasi, dan praktik politik berdasar kekuasaan.

Dalam sambutannya di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Kőrösi menyatakan bahwa perjanjian internasional dan organisasi multilateral berperan krusial dalam menangani berbagai tantangan global seperti perubahan iklim, krisis energi, ketidaksetaraan, dan konflik. Ia menekankan bahwa kerja sama internasional merupakan satu-satunya cara nyata untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

“Kita berada di persimpangan jalan,” ujar Kőrösi, “Kita bisa memilih jalan ke arah penggalian jurang ketidakpercayaan dan konflik, atau kita bisa memilih jalan menuju kerja sama, solidaritas, dan perdamaian. Pilihan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan umat manusia.”

Presiden Sidang Umum PBB mengingatkan bahwa pilar-pilar tatanan multilateral telah ditantang di era modern ini. Ia menyoroti penyebaran disinformasi dan propaganda yang dapat membelenggu percakapan internasional dan merusak kepercayaan.

“Kejujuran dan integritas adalah fondasi dari multilateralisme yang kokoh,” tegas Kőrösi. “Kita perlu membangun kembali kepercayaan dan memastikan bahwa perjanjian internasional ditegakkan secara adil dan konsisten.”

Menurut Kőrösi, aliansi antar-wilayah sangat dibutuhkan untuk menghadapi krisis global dan memitigasi ancaman terhadap tatanan multilateral. Ia mendorong negara-negara untuk bekerja sama dalam membangun solusi yang berkelanjutan dan inklusif untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.

Kőrösi juga menekankan pentingnya kembali pada prinsip-prinsip dasar Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu Kebebasan Merdeka, Kedaulatan, dan Kesetaraan. Ia menyatakan bahwa PBB harus direformasikan dan diperkuat untuk menjadi lebih relevan dan efektif dalam menjawab tantangan global saat ini.

Dalam sambutannya yang penuh makna, Presiden Sidang Umum PBB menyampaikan pesan yang kuat tentang perlunya komitmen negara-negara dunia terhadap multilateralisme. Ia berharap Davos dapat menjadi platform untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama global dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi dunia saat ini.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us