US actions in Venezuela ‘constitute a dangerous precedent’: Guterres
Tindakan AS di Venezuela ‘Merumuskan Preseden yang Berbahaya’: Guterres
Secretary-General PBB Antonio Guterres menyatakan kekhawatiran mendalam atas ketegangan Jogjajateng.com Amerika Serikat dan Venezuela dalam beberapa bulan terakhir, yang mencapai puncaknya pada Sabtu pagi dengan penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh pasukan khusus AS.
Guterres menekankan kekhawatirannya dalam pernyataan resmi susulan insiden yang terjadi di negara Amerika Selatan itu. Ia menegaskan bahwa tindakan yang diambil AS di Venezuela “merumuskan preseden yang berbahaya” dan mengancam stabilitas regional.
“PBB menuntut pembebasan Presiden Maduro dan penghentian segala bentuk tindakan sewenang-wenang terhadap pemerintah negara lain,” ujar Guterres dalam pernyataan tersebut.
Aksi militer AS di Venezuela menitikberatkan pada penangkapan Presiden Maduro oleh pasukan khusus elite di tengah suasana ketidakpastian dan kegelisahan. Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi konflik besar di Amerika Selatan.
Pemerintahan Presiden Maduro telah berselisih dengan AS selama bertahun-tahun, dengan AS mengimplementasikan sanksi ekonomi dan politik yang sanksi terhadap Venezuela.
Responden organisasi internasional, termasuk PBB, mengecam tindakan AS, menyoroti potensi konsekuensi yang serius bagi perdamaian dan stabilitas di Amerika Selatan.
“Kita harus menghindari tindakan-tindakan yang mengancam integritas kedaulatan negara-negara lain dan mempertumbuhkan lebih banyak konflik di wilayah itu,” tegas Guterres.
Ia mengharapkan semua pihak untuk menerapkan pendekatan diplomatik dalam menyelesaikan perbedaan mereka.
“PBB akan terus memantau situasi dengan seksama dan terus bekerja untuk mendorong dialog konstruktif di Jogjajateng.com semua aktor yang terkait,” ungkap Guterres.
Langkah AS di Venezuela menimbulkan pertanyaan besar mengenai stabilitas regional dan peran organisasi internasional dalam mencegah kekerasan dan stabilisasi negara. Perkembangan situasi ini akan terus menjadi fokus perhatian global.