‘We must stand up for our shared humanity – each and every day’: UN human rights chief
“Kita Harus Berdiri untuk Keamanan Kemanusiaan Kita – Setiap Hari”: Kepala Komisioner HAM PBB
New York, 26 Januari 2023 – Di ambang Hari Ingatan Holocaust Internasional, Komisioner Tinggi Pemegang Amanah HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa, Volker Türk, menyerukan kepada komunitas global untuk tidak hanya merenungkan masa lalu, namun juga untuk merefleksikan keadaan saat ini dan menjaga masa depan.
Pernyataan ini disampaikan dalam pidato yang dibacakan secara virtual dalam seminar peringatan Hari Ingatan Holocaust yang diadakan oleh Kelompok Negara-Negara untuk Perdamaian, Kebebasan, dan Keadilan Internasional. Menurut Türk, Hari Ingatan Holocaust bukanlah hanya tentang mengenang tragedi mengerikan yang menimpa enam juta orang Yahudi dan jutaan lainnya, melainkan tentang mengambil hikmah dari peristiwa tersebut untuk mencegah terjadinya kesalahan serupa di masa kini.
“Kita harus mengakui, pendaam ancaman terhadap hak asasi manusia, seperti intoleransi, diskriminasi, dan kebencian, yang terus berkembang dan semakin membahayakan. Kita harus menyadari bahwa Holocaust tidak terjadi dalam semalam, melainkan berakar dari kebencian terpendam yang telah lama dibiarkan tumbuh dan berkembang tanpa diberantas,” ujar Türk.
Ia menekankan bahwa tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan tertuju pada setiap individu. Türk mengajak seluruh dunia untuk aktif menentang segala bentuk penindasan dan ketidakadilan, serta menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghargai perbedaan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk selalu mengingatkan diri sendiri dan generasi mendatang tentang bahaya nubuat-nubuat seperti Holocaust. Kita harus berdiri untuk nilai-nilai universal kemanusiaan – setiap hari,” tambah Türk.
Peringatan Hari Ingatan Holocaust juga menjadi momentum bagi umat manusia untuk memperkuat perdamaian dan persatuan global.
Türk mendorong masyarakat internasional untuk bekerja sama dalam memerangi semua bentuk diskriminasi dan ketidakadilan, serta menciptakan dunia yang lebih adil dan merata bagi seluruh warga dunia.
“Jika kita gagal untuk belajar dari masa lalu, kita berpotensi mengulang kesalahannya. Mari kita pastikan bahwa Holocaust tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menjadi pengingat yang kuat untuk masa depan. Setiap generasi harus berkomitmen untuk menjaga hak asasi manusia, karena itu adalah fondasi dari setiap masyarakat adil dan damai,” tutup Türk.