JogjaJateng .com

What Daily Life Looks Like for Afghan Women Now

December 1, 2025 • Jogja jateng
What Daily Life Looks Like for Afghan Women Now

Di Balik Layar: Skenario Kehidupan Sehari-hari bagi Perempuan Afghanistan

[Kabul, Afghanistan] Sejak Taliban kembali berkuasa pada tahun 2021, kehidupan bagi perempuan Afghanistan telah berubah drastis dan penuh tantangan. Cakupan infrastruktur pendidikan dan pekerjaan yang sebelumnya mulai membaik kini tiba-tiba terputus, dan perempuan kehilangan ruang untuk aktif di ruang publik.

“Untuk saya, hidup di Afghanistan saat ini penuh dengan bahaya dan kesulitan,” ujar seorang perempuan Afghanistan yang pernah bekerja di lembaga pemerintahan dan organisasi internasional.

Di masa lalu, ia aktif berkontribusi dalam berbagai isu hak perempuan, pendidikan, dan pembangunan masyarakat. Perempuan yang mengaku memiliki pendidikan tinggi ini meyakini bahwa dirinya kini berada dalam kelompok rentan.

Diketahui bahwa hak perempuan untuk belajar, bekerja, dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat kini tergantikan dengan batasan ketat. Status terdahulu sebagai seorang aktivis dan pekerja di sektor pemerintahan serta organisasi internasional mempertinggi risiko yang dihadapi oleh perempuan tersebut.

Segala aktivitas yang dulu dianggap lazim kini menjadi sumber kekhawatiran bagi perempuan Afghanistan. Contohnya, bepergian di luar rumah tanpa seorang pria sebagai pendamping, mengenakan pakaian yang tidak menutup seluruh tubuh, dan bahkan menghadiri tempat ibadah atau bekerja di sektor publik.

“Saya tidak lagi bisa menggunakan hak-hak yang dulu saya miliki,” ungkapnya getir, “Sekarang, kehidupan saya dihadapkan pada berbagai batasan dan ketidakpastian.”

Situasi ini tidak hanya memengaruhi perempuan tersebut, tetapi juga jutaan wanita lainnya di Afghanistan. Banyak perempuan kehilangan sumber mata pencahariannya, terisolasi dari dunia luar, dan kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga. Potensi mereka untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat pun terpendam.

Alih-alih berkonsentrasi membangun masa depan cerah, mereka terjebak dalam kekhawatiran akan keselamatan dan masa depan yang tidak menentu. Ketakutan akan kekerasan dan penindasan adalah pendamping setia dalam kehidupan sehari-hari.

Bahaya tersebut bukan hanya datang dari ekstremisme, tetapi juga dari lingkungan terdekat mereka. Reportes anonim yang dihimpun dan beberapa kesaksian menunjukkan adanya peningkatan kekerasan dalam rumah tangga dan pelanggaran hak atas kebebasan berpendapat serta beraktivitas.

Akibatnya, maraknya kekerasan dan penindasan mendorong banyak perempuan untuk memilih masa depan yang suram di luar negeri. Mereka bersedia meninggalkan rumah, keluarga, dan tanah air hanya untuk mendapatkan kehidupan yang layak tanpa tertekan oleh aturan-aturan yang membatasi hak-hak mereka.

Kehidupan sehari-hari bagi perempuan Afghanistan saat ini adalah pertarungan. Mereka berusaha bertahan hidup, menjaga martabat diri, dan menghadapi tantangan yang tak kunjung usai. Kontinuitas pendidikan, akses terhadap lapangan pekerjaan layak, serta kebebasan untuk menentukan pilihan hidup mereka adalah beberapa hal yang diharapkan oleh perempuan Afghanistan untuk dapat bangkit dari keterpurukan dan membangun kembali masa depan yang lebih baik.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us