JogjaJateng .com

What We Know About Calls for a General Strike Over the Immigration Crackdown in Minneapolis

January 28, 2026 • Jogja jateng

Desakan Pergeseran Kebijakan Imigrasi di Amerika Serikat, Bermunculan Gerakan Serangan Umum

Sebuah gelombang protes meluas di Amerika Serikat menyusul penembakan dua warga negara oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE), memicu seruan untuk demonstrasi nasional pada tanggal 30 Januari 2026. Aktivis menyerukan aksi “tak ada sekolah, tak ada kerja, dan tak ada belanja” di seluruh negeri sebagai bentuk penolakan terhadap tindakan keras pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap imigrasi.

Kerusuhan ini mulai dari Minneapolis, Minnesota, dimana dua warga negara dibunuh oleh agen ICE dalam beberapa minggu terakhir. Renee Good, seorang ibu tiga anak berusia 37 tahun, ditembak mati oleh seorang petugas ICE awal bulan ini. Kemudian, Alex Pretti, seorang perawat berusia 37 tahun yang bekerja di VA, juga tewas ditembak oleh agen ICE sehari setelah demonstrasi massal terjadi.

Kemarahan meluap, memaksa warga Minneapolis dan pendukungnya untuk menuntut penghentian operasi imigrasi ICE di negara bagian mereka. Banyak yang menilai peristiwa ini sebagai bagian dari serangkaian penembakan oleh agen ICE yang selama ini menuai kritik, termasuk kasus kematian Silverio Villegas González di Chicago dan Keith Porter Jr. di Los Angeles tahun lalu.

Organisasi pemrotes menolak keterangan pemerintah yang menyatakan bahwa agen-agen ICE bertindak dalam keadaan mempertahankan diri. Kedua partai politik, Pemenang dan Demokrat pun menunjukkan keprihatinan atas kejadian-kejadian tersebut, memicu seruan untuk transparansi dan pertanggungjawaban dari pihak pemerintah.

Gerakan nasional ini terkoordinasikan melalui situs web National Shutdown dan didukung oleh beragam kelompok, mulai dari organizations lokal dari berbagai negara bagian, seperti Defencsd Immigrant Families Campaign, Central American Legal Aid, hingga organisasi nasional seperti Council on American-Islamic Relations (CAIR). Aktor-aktor terkenal seperti Pedro Pascal, Hannah Einbinder, Edward Norton, dan Jamie Lee Curtis, juga ikut memelihara kesadaran publik mengenai demonstrasi ini.

Demonstrasi di Minneapolis pada tanggal 23 Januari 2026 menunjukan efek dari seruan ini. Meskipun cuaca dingin dengan suhu -20 derajat Celcius dan badai salju yang mendekat, ribuan warga Minneapolis dan para pendukung langsung turun ke jalan. Lebih dari 700 bisnis juga menutup sementara beroperasi sebagai bentuk solidaritas.

Meski seruan demonstrasi nasional baru akan dimulai pada tanggal 30 Januari 2026, demonstrasi ini menunjukkan intensitas dari gelombang penolakan terhadap kebijakan imigrasi pemerintah federal.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us