JogjaJateng .com

Ada di Purbalingga, Bekas Kandang Ayam Disulap Jadi Kampung Seni Kartun Pertama di Indonesia

December 3, 2025 • Jogja jateng
Ada di Purbalingga, Bekas Kandang Ayam Disulap Jadi Kampung Seni Kartun Pertama di Indonesia

Ada di Purbalingga, Bekas Kandang Ayam Disulap Jadi Kampung Seni Kartun Pertama di Indonesia

Purbalingga, Jawa Tengah – Sebuah ide brilian menghidupkan kembali suasana di Desa Direja, Kecamatan Sumbang, Purbalingga. Bekas kandang ayam yang terbengkalai kini berubah drastis menjadi Kampung Seni Kartun pertama di Indonesia.

Desember lalu, kampung ini resmi dibuka untuk umum, membawa warna keceriaan dan kreativitas bagi wisata Purbalingga. Tidak sekadar spot foto menarik, Cartoon Village Direja hadirkan galeri lukisan kartun, mural art, dan berbagai instalasi seni lainnya yang semuanya bertema kartun.

Salah seorang seniman lokal, Irfan Fadhilah, menjelaskan bahwa ide ini tercetus dari keinginan untuk memaksimalkan potensi kreatif warga Direja. “Warga sini banyak yang berbakat di bidang seni, tapi belum ada wadah untuk mengolah dan memamerkan karyanya,” ujar Irfan, “Kami memilih tema kartun karena disukai anak-anak dan memiliki daya tarik universal.”

Rasa Nostalgia dan Kreativitas Berpadu

Area persis di bawah atap bekas kandang ayam ini dihiasi dengan mural art bertemakan tokoh kartun klasik dan modern. Menariknya, beberapa mural tersebut langsung diciptakan berdasarkan tokoh masyarakat Direja. Yanti, sang pengrajin anyaman bambu, misalnya, diabadikan menjadi tokoh kartun dengan alat kerjanya.

Tidak hanya mural, Kampung Seni Kartun Direja juga memiliki galeri lukisan dengan ratusan karya seni dari para seniman lokal. Lukisan-lukisan tersebut memadukan berbagai gaya dan teknik, dengan fokus pada tokoh-tokoh kartun. Ada yang klasik dengan visual simpel, ada pula yang memadukan modern dengan teknik digital.

Salah satu pengunjung, Gita, mengaku terkesima dengan karya-karya yang ditampilkan. “Awalnya saya tidak menyangka bekas kandang ayam bisa berubah jadi tempat seperti ini. Unik dan kreatif banget!,” ujarnya, “Saya jadi ingat masa kecil dan senang melihat karya-karya kartun yang beragam.”

Pesan Moral dan Kesuburan Wisata

Di tengah keceriaan dan kreativitas, pesan moral juga tersirat dalam setiap artwork di Kampung Seni Kartun Direja. Beberapa karya mengajak reflexión tentang pentingnya menghargai alam, semangat gotong royong, dan nilai-nilai moral tradisional.

Pendikbud Provinsi Jawa Tengah, Sutarto, meyakini bahwa Kampung Seni Kartun Direja ini akan menjadi pusat kreativitas dan inspirasi bagi warga lokal dan wisatawan. “Inisiatif seperti ini patut diacungi jempol. Kami berharap Kampung Seni Kartun Direja dapat membuat Purbalingga semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang unik dan edukatif,” ujar Sutarto pada sambutannya saat pembukaan.

Dengan ber massifnya karya seni yang tercipta dan hadirnya wahana menarik, Kampung Seni Kartun Direja diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi di Desa Direja. Wisatawan yang berkunjung tidak hanya menikmati seni tetapi juga dapat turut berdampak positif bagi masyarakat setempat.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us