JogjaJateng .com

Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera, Gus Yahya Ajak Seluruh Bangsa Bertobat

December 3, 2025 • Jogja jateng
Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera, Gus Yahya Ajak Seluruh Bangsa Bertobat

Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera, Gus Yahya Ajak Seluruh Bangsa Bertobat

[Kota, 19 Oktober 2023] – Banjir dan longsor yang kembali menglanda beberapa wilayah di Sumatera belakangan ini telah menyisakan ribuan korban jiwa dan materi. Akibat bencana alam tersebut, negeri ini diterpa duka mendalam. Menanggapi situasi ini, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk segera bertaubat.

“Kita semua harus merenungkan bahwa apa yang terjadi adalah ujian dari Allah SWT. Kita harus belajar dari musibah ini dan bertobat,” ujar Gus Yahya dalam salah satu kesempatannya. Ia menekankan bahwa bencana alam seperti banjir dan longsor adalah bentuk peringatan dari Tuhan bagi umat manusia untuk memperbaiki diri dan memperbaiki perbuatan.

Gus Yahya turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan materi akibat bencana alam tersebut. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berduka cita dan bersimpati kepada para keluarga korban.

“Kita terharu dan turut berduka cita atas kejadian ini. Mari kita utarakan doa bersama untuk keselamatan korban dan juga keluarga yang ditinggalkan. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan bagi mereka,” tambah Gus Yahya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan bantuan kepada para korban bencana.

“Tentu saja bantuan material sangat diperlukan, namun yang lebih penting adalah membantu saudara kita dengan sepenuh hati. Bantuan itu bisa berupa doa, tenaga, dan barang-barang yang dibutuhkan,” ungkap Gus Yahya. Ia mengharapkan seluruh pihak terlibat dalam memberikan bantuan tanpa memandang suku, ras, dan agama.

Selain itu, Gus Yahya juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pembangunan di Indonesia. Ia mengajak pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat untuk belajar dari bencana yang terjadi dan memperbaiki sistem pembangunan yang lebih berkelanjutan.

“Bencana seperti ini seharusnya menjadi momentum untuk kita merefleksikan sistem pembangunan kita. Kita harus membangun dengan berkelanjutan dan memperhatikan lingkungan. Pembangunan yang mengedepankan profit semata tanpa memperhatikan aspek lingkungan justru menjadi penyebab bencana semakin parah,” tambah Gus Yahya.

Ia berharap agar bencana hal ini menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk berbenah diri, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas hidup.

Gus Yahya menekankan bahwa Kalimantan dan Sumatera telah mengalami beberapa musibah alam secara beruntun dalam beberapa tahun terakhir. “Ini adalah pembelajaran untuk kita semua. Kita harus segera melakukan perbaikan dan perubahan. Jangan sampai kita terbiasa dengan musibah,” pungkasnya.

Bencana banjir dan longsor di Sumatera menjadi pengingat bagi seluruh bangsa Indonesia untuk sama-sama berusaha membangun kehidupan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan. Bersamaan dengan upaya membantu para korban, bangsa Indonesia perlu mewujudkan perubahan kearah pembangunan yang lebih memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan seluruh rakyat.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us