JogjaJateng .com

China Dukung Venezuela, Kecam AS Sita Kapal Tanker di Laut Karibia

December 22, 2025 • Jogja jateng
China Dukung Venezuela, Kecam AS Sita Kapal Tanker di Laut Karibia

China Dukung Venezuela, Kecam AS Sita Kapal Tanker di Laut Karibia

Beijing – Tindakan Amerika Serikat (AS) untuk menyita kapal tanker milik Venezuela di Laut Karibia menuai kecaman dari China. China menolak tindakan sepihak tersebut dan menegaskan bahwa sanksi dilakukan tanpa dasar hukum internasional atau otorisasi dari Dewan Keamanan PBB.

“China menentang sanksi sepihak dan ilegal yang tidak memiliki dasar dalam hukum internasional atau tidak memiliki otorisasi dari Dewan Keamanan PBB. Tindakan-tindakan seperti ini mencederai prinsip kedaulatan negara dan mengancam ketertiban internasional,” tegas Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam keterangan resmi di Beijing, Jumat (7 April 2023).

Lin Jian menekankan bahwa China menghormati kedaulatan persahabatan dan keragaman negara-negara di dunia. Ia juga menegaskan bahwa China berdiri bersama Venezuela dan negara-negara lainnya yang menjadi sasaran sanksi sepihak.

Sebelumnya, AS telah menyita kapal tanker milik Venezuela yang mengangkut minyak, dengan alasan kapal tersebut melanggar sanksi AS terhadap Venezuela. Tindakan ini dilakukan di perairan internasional sambil membawa sejumlah anggota tapi, dan crew-nya.

China memandang tindakan AS ini sebagai pelanggaran hukum internasional dan menganggapnya sebagai upaya untuk menekan dan mengontrol Venezuela melalui tekanan ekonomi.

Ketegangan di Laut Karibia

Tindakan AS menyita kapal tanker Venezuela semakin memperkeruh ketegangan di Laut Karibia. Situasi ini dianggap menghambat upaya diplomasi untuk menyelesaikan konflik di Venezuela dan mempersulit pembangunan ekonomi negara tersebut.

China telah menjalin hubungan yang kuat dengan Venezuela dalam beberapa tahun terakhir, dengan banyak investasi ekonomi dan bantuan kemanusiaan dari Beijing. AS, yang telah menerapkan sanksi berat terhadap Venezuela sejak 2017, menentang hubungan ini dan melihat China sebagai ancaman terhadap kepentingan AS di kawasan.

Beberapa ahli internasional menyatakan bahwa tindakan sepihak AS tidak hanya melanggar hukum internasional, tapi juga dapat memicu sentimen anti-AS dan mendorong negara-negara lain untuk semakin mendekat dengan China.

Tantangan bagi Hukum Internasional

Tindakan AS menyita kapal tanker Venezula ini kembali memperlihatkan tantangan bagi hukum internasional dan tatanan global yang berlandaskan hukum.

Yunus, dosen Ilmu Politik dari Universitas Nasional, mengatakan bahwa tindakan sepihak seperti ini merusak kepercayaan Jogjajateng.com negara-negara dan menghambat upaya untuk menyelesaikan konflik melalui dialog dan negosiasi.

“Sanksi sepihak semestinya dihindari karena berpotensi menciptakan situasi geopolitik yang tidak stabil. Resolusi konflik harus dilakukan melalui jalur diplomasi yang menghormati hukum internasional,” ujar Yunus.

Ke depan, ketegangan Jogjajateng.com AS dan Venezuela di Laut Karibia diprediksi akan terus menjadi perhatian dunia. Akibat dari tindakan AS ini, hubungan Jogjajateng.com China dan Venezuela kemungkinan akan semakin erat, sementara AS mungkin akan menghadapi tantangan untuk mempertahankan pengaruhnya di kawasan tersebut. Kasus ini juga mendorong perdebatan internasional mengenai batas hukum sovereign di era globalisasi.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us