JogjaJateng .com

Dicolek Soal Istighosah, Gus Miftah Gelar Doa untuk Negeri

December 27, 2025 • Jogja jateng
Dicolek Soal Istighosah, Gus Miftah Gelar Doa untuk Negeri

Dicolek Soal Istighosah, Gus Miftah Gelar Doa untuk Negeri

Yogyakarta – Suasana haru dan khidmat berpadu dengan gelak tawa saat Gus Miftah naik mimbar di sebuah acara peringatan Haul KH. Abdurrahman Wahid di Yogyakarta, belum lama ini. Pendakwah kontroversial ini membeberkan kisah di balik layar yang cukup menggelitik, di mana dirinya “dicolek” soal isitighosah.

Memiliki julukan ‘Gus’ dengan gaya ceramah yang nyentrik dan kerap menyentil isu-isu kekinian, Gus Miftah tak lepas dari berbagai kontroversi. Salah satunya terkait istigasah yang menjadi tanda tanya bagi beberapa masyarakat. Dalam kesempatan itu, Gus Miftah menepis anggapan negatif yang beredar.

“Protonik misah kan? Saya culek sama beliau (KH. Abdurrahman Wahid) tahun lalu, ‘Gus, kok istigotsaha aja?’ katanya. Saya jawab, ‘Pak, itu karena saya minta dijauhkan dari badai’,” ujar Gus Miftah dengan nada bersahabat.

Cerita ini disambut tawa riuh dari hadirin. Gus Miftah kemudian menjelaskan bahwa istighosah dalam kehidupan beragama adalah wujud isyarat kepada Tuhan yang Maha Esa untuk memohon perlindungan dan keselamatan.

“Istighosah itu bukan sesuatu yang remeh. Itu adalah doa yang sangat kuat,” tegas Gus Miftah. Ia menambahkan bahwa setiap manusia, tanpa memandang profesi atau jabatan, berhak untuk meminta pertolongan kepada Tuhan dalam menjalani hidup.

Lebih lanjut, Gus Miftah mengutarakan bahwa ketidaktahuan tentang agama yang mendalam seringkali menjadi akar dari munculnya pencemaran dan fitnah terhadap praktik agama tertentu.

“Ada banyak isu yang muncul karena masyarakat belum memahami secara utuh ajaran agama. Padahal, agama mengajarkan kita untuk hidup bertoleransi dan saling menghormati,” ucapnya.

Sebagai penutup, Gus Miftah memimpin doa bersama untuk negeri dan umatnya. Doa tersebut menjadi puncak dari acara peringatan Haul KH. Abdurrahman Wahid yang diwarnai dengan ceramah penuh makna, kisah inspiratif, dan semangat persatuan.

Kunjungan Gus Miftah ke Yogyakarta kali ini sangat berarti bagi masyarakat di sana. Setelah kontroversi yang sempat mengelilinginya, Gus Miftah kembali menunjukkan sisi humanismenya dan memperkuat pesan-pesan keislaman yang sarat makna. Ia mengentaskan keraguan tentang istighosah dan menekankan pentingnya memahami agama dengan benar untuk terciptanya masyarakat yang lebih toleran dan damai.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us