JogjaJateng .com

Fakta Mengerikan! Sejumlah Kota Besar di Jawa Alami Penurunan Muka Tanah, Lebih dari 5 Cm per Tahun

December 21, 2025 • Jogja jateng
Fakta Mengerikan! Sejumlah Kota Besar di Jawa Alami Penurunan Muka Tanah, Lebih dari 5 Cm per Tahun

Fakta Mengerikan! Sejumlah Kota Besar di Jawa Alami Penurunan Muka Tanah, Lebih dari 5 Cm per Tahun

Jakarta – Sebuah informasi mengkhawatirkan datang dari Badan Geologi (Badan Geologi dan Minerba). Sebagian besar wilayah Pulau Jawa sedang mengalami penurunan muka tanah yang signifikan, mencapai lebih dari lima sentimeter per tahun. Fenomena ini mengancam infrastruktur, hunian, dan ekosistem di pulau terpadat di Indonesia ini.

Badan Geologi mengidentifikasi beberapa kota besar di Jawa yang terdampak paling parah, Jogjajateng.com lain Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang. Penurunan muka tanah ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk aktivitas manusia dan alam.

“Penurunan muka tanah di Pulau Jawa didorong oleh beberapa faktor, yaitu pengeringan lahan, eksploitasi air tanah berlebih, dan pembangunan infrastruktur yang masif,” ujar seorang ahli geologi dari Badan Geologi, yang enggan disebutkan namanya.

Aktivitas manusia menjadi faktor dominan dalam memperburuk kondisi ini. Eksploitasi air tanah yang berlebihan untuk kebutuhan sehari-hari, industri, dan pertanian telah menguras lapisan tanah hingga membuatnya semakin rentan terhadap penurunan. Sementara itu, pembangunan infrastruktur besar, seperti gedung-gedung pencakar langit dan proyek infrastruktur lainnya, juga berkontribusi terhadap tekanan pada lapisan tanah, membuatnya semakin padat dan rentan terhadap penurunan.

Selain faktor manusia, aktivitas geologi alami juga berperan dalam penurunan muka tanah di Jawa. Ukuran pulau yang kecil dan lokasi geografisnya yang strategis di zona lempeng tektonik aktif menjadikan Jawa rentan terhadap gempa bumi dan aktivitas vulkanik.

Dampak dari penurunan muka tanah ini terasa sangat nyata dan multidimensional. Di Jakarta ,Beispiele, penurunan muka tanah mengancam keberadaan rumah-rumah di beberapa wilayah, menyebabkan tenggelamnya permukaan jalan raya dan infrastruktur vital lainnya. Kota Bandung pun tak luput dari ancaman, sejumlah wilayah mengalami banjir rob dan genangan air akibat tanah yang semakin rendah.

Sementara itu, di Surabaya dan Semarang , penurunan muka tanah juga berdampak pada hilangnya lahan pertanian dan zona temunturan pesisir. Ekosistem pesisir di kawasan ini pun terancam, sehingga berdampak pada kelestarian habitat flora dan fauna.

Memuaskan masyarakat tentang “penurunan muka tanah” ini, penting bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah mitigasi yang efektif.

Beberapa upaya yang perlu dilakukan Jogjajateng.com lain:

Mengendalikan eksploitasi air tanah   dengan membatasi jumlah izin pompa air dan menggencarkan program pengolahan air hujan.
Meningkatkan kesadaran masyarakat   tentang pentingnya penggunaan air secara bijak dan berkelanjutan. 
Merancang sistem pembangunan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan  , dengan mempertimbangkan aspek geoteknik dan lingkungan.
Menerapkan teknologi penggenangan tanah   di daerah yang rawan, seperti reforestasi dan membangun struktur penahan tanah.

Jika dibiarkan, penurunan muka tanah di Pulau Jawa berpotensi memicu krisis besar di masa depan. Kepedulian dan tindakan cepat dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, dibutuhkan untuk mengatasi problem ini dan mencegah dampak yang lebih parah di kemudian hari.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us