Gus Salam Usul Lembaga Permusyawaratan Syuriah untuk Perkuat NU di Masa Depan
Gus Salam Usul Lembaga Permusyawaratan Syuriah untuk Perkuat NU di Masa Depan
Malang, Jawa Timur – Gus Salam, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, menyoroti perlunya pembentukan Lembaga Permusyawaratan Syuriah untuk memperkuat NU di masa depan. Menurutnya, lembaga tersebut akan menjadi pondasi kekokohan keberlangsungan kelembagaan NU.
Usulan ini disampaikan Gus Salam saat menghadiri Halal Bi Halal Akbar Pengurus dan Karyawan Universitas Islam Malang (UIM) Pasca Jakarta.
“Seperti yang kita ketahui, NU adalah organisasi islam tertua di Indonesia. Selama ini, NU berjalan dengan baik berkat berbagai lembaga yang ada dan telah terstruktur dengan baik. Namun, di masa depan, dibutuhkan strategi baru untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” ungkap Gus Salam.
Gus Salam menekankan ada beberapa keutamaan yang dapat dijadikan pondasi kekokohan keberlangsungan kelembagaan NU dengan format Majelis Permusyawaratan Syuriah. Di Jogjajateng.comnya adalah:
- Memperkuat Fungsi Syariah dan Keilmuan
Lembaga Permusyawaratan Syuriah diharapkan dapat mengkaji dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan umat Islam dan NU di era modern. “Melalui Majelis ini, para ulama dan ahli pemikir dapat berkumpul, berdiskusi, dan mengeluarkan fatwa serta rekomendasi yang relevan dengan tantangan kontemporer.
- Menyambut Perkembangan Zaman dengan Kolaborasi
Perkembangan zaman menuntut NU untuk dapat beradaptasi dan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Gus Salam menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga, elemen, dan pemikiran dalam menjawab tantangan tersebut. Lembaga Permusyawaratan Syuriah dapat menjadi wadah bagi segala bentuk kolaborasi ini.
- Menyiapkan Generasi Muda NU
Gus Salam mengajak seluruh elemen NU untuk aktif dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul. Lembaga Permusyawaratan Syuriah diharapkan dapat menjadi tempat pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi kaum muda NU, sehingga mereka dapat meneruskan perjuangan dan nilai-nilai NU di masa depan.
- Membangun Keintiman dengan Ulama
“Pengaruh ulama sangat penting bagi NU. Lembaga Permusyawaratan Syuriah dapat menjadi sarana untuk memperkuat keintiman Jogjajateng.com para pengusa dan seluruh anggota NU,” ujar Gus Salam.
Dengan adanya wadah resmi seperti Majelis Permusyawaratan Syuriah, diharapkan diskusi antar ulama dan anggota NU dapat berjalan lebih terarah dan mendalam, sehingga melahirkan keputusan dan solusi yang bermanfaat bagi umat dan organisasi.
Selain itu, Gus Salam juga menilai pentingnya menjaga keutuhan identitas, amanah, dan khidmat NU di masa depan. Ia menegaskan bahwa Nu harus tetap menjadi organisasi yang tegak di atas asas Islam Ahlussunnah Waljamaah, serta menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa Indonesia.