Jadwal Neraka Persib di Februari 2026, Bojan Hodak Minta Operator Liga Turun Tangan
Jadwal Neraka Persib di Februari 2026, Bojan Hodak Minta Operator Liga Turun Tangan
Bandung, 17 Januari 2026 – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyoroti jadwal yang dirasa “neraka” bagi Maung Bandung di bulan Februari 2026.
Jadwal ketat itu mengharuskan Persib melakoni serangkaian pertandingan dalam tempo singkat, termasuk laga-laga penting di Liga Super 2025/2026 dan Piala AFC. Hodak merasa, kepadatan jadwal tersebut berpotensi merugikan performa Persib, terutama bagi persiapan menghadapi kompetisi Asia.
“Kita memiliki latihan yang bagus selama pre-season, dan para pemain menunjukkan progres yang baik,” ujar Hodak kepada media, Selasa (17/1/2026). “Namun, jadwal yang padat di Februari menjadi tantangan tersendiri. Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghadapi setiap pertandingan, tetapi kami perlu memastikan kesegaran pemain.”
Persib dijadwalkan bertanding sebanyak enam kali di bulan Februari, termasuk tiga pertandingan Liga Super dan tiga laga di Grup H Piala AFC.
Hodak menekankan pentingnya periode pemulihan yang memadai bagi para pemain. Tanpa pengecualian, setiap pertandingan memerlukan tingkat kebugaran dan fokus yang tinggi.
“Dari segi tenaga fisik, jadwal ini cukup merugikan,” lanjut Hodak. “Kita perlu waktu agar pemain memulihkan energi mereka setelah pertandingan, terutama karena kompetisi dan kualifikasi AFC berlangsung secara bersamaan.”
Selain adaptasi dengan jadwal ketat, Persib juga menghadapi kendala lain, yaitu panjangnya perjalanan antar kota. Laga di Liga Super dan Piala AFC memaksa Persib berlayar ke berbagai penjuru Indonesia dan negara lain.
“Tentu saja, panjang perjalanan juga berpengaruh pada kondisi fisik pemain,” ungkap Hodak. “Kami menghormati semua aturan yang ada, tetapi kami berharap operator liga dapat mempelajari situasi dan mungkin melakukan penyesuaian, terutama untuk tim-tim yang juga bertanding di kompetisi Asia.”
Hodak berharap operator liga dapat mempertimbangkan kebutuhan tim seperti Persib untuk memastikan kualitas kompetisi dan peluang tim Indonesia di level Asia.
“Kami yakin operator liga mengerti situasi ini,” tegas Hodak. “Kami terus berkomunikasi dan berharap ada solusi terbaik untuk menjaga keseimbangan Jogjajateng.com kebutuhan Liga Super dan Liga Asia, demi kebaikan sepak bola Indonesia.”
Kesimpulan
Jadwal Liga Super 2025/2026 yang padat di bulan Februari 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi Persib Bandung. Langkah Bojan Hodak untuk menyoroti masalah ini menunjukkan pemahaman pelatih asal Belgia itu tentang pentingnya keseimbangan jadwal untuk menjaga kinerja tim secara maksimal, baik di liga domestik maupun kompetisi Asia.
Persib sendiri berharap operator liga dapat berupaya menemukan solusi yang memungkinkan tim dapat mengejar target-targetnya di kedua kompetisi tersebut tanpa mengorbankan kesehatan dan performa para pemain.