JogjaJateng .com

Kalapas Enemawira Dicopot Usai Paksa Napi Muslim Makan Daging Anjing

December 2, 2025 • Jogja jateng
Kalapas Enemawira Dicopot Usai Paksa Napi Muslim Makan Daging Anjing

Kalapas Enemawira Dicopot Usai Dugaan Paksakan Napi Muslim Makan Daging Anjing

[Lokasi], 18 Agustus 2023 – Kepala Lapas (Kalapas) Enemawira, [Nama Kalapas], resmi diberhentikan dari jabatannya. Keputusan ini diambil menyusul dugaan kasus pemerkosaan terhadap warga binaan dan upaya memaksa narapidana muslim untuk mengkonsumsi daging anjing.

Kasus ini mencuat seiring dengan munculnya laporan dari sejumlah keluarga narapidana yang diduga diperlakukan secara diskriminatif. Keluarga-keluarga tersebut melaporkan adanya pemerkosaan terhadap beberapa warga binaan dan firman Kalapas yang memaksa Narapidana muslim menyantap daging anjing.

“[Kutipan singkat dari laporan keluarga narapidana, tanpa menyebutkan nama keluarga atau narapidana]”, ungkap [Nama pihak yang memberikan keterangan, misalnya, anggota keluarga narapidana].

Belum ada resmi pernyataan dari pihak Kejaksaan atau Lembaga Pemasyarakatan mengenai kronologi kejadian secara detail. Namun, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah menginstruksikan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini.

“Penelitian kami sedang dalam tahap awal. Kami akan memastikan semua pihak dapat memberikan keterangan secara terbuka dan jujur”, ujar [Nama pejabat Kemenkumham yang memberikan pernyataan].

Keputusan pencopotan Kalapas Enemawira diharapkan dapat menjadi langkah tegas dari Kemenkumham dalam merespon insiden ini. Pelanggaran HAM, pelecehan, dan diskriminasi di lembaga pemasyarakatan merupakan hal yang sangat serius dan tidak dapat ditoleransi.

Pemeriksaan lanjutan terhadap kasus ini diharapkan dapat diproses secara transparan dan akuntabel. Hal ini penting untuk menegakkan supremasi hukum dan memastikan perlindungan hak asasi individu, khususnya bagi warga binaan.

Keterbukaan informasi dan advokasi yang kuat dari berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan media, diharapkan dapat membantu menuntut keadilan bagi para korban dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. Penegakan hukum yang adil dan disproporsional harus menjadi komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan Lembaga Pemasyarakat.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us