Kronologi Rumah Diding Boneng Ambruk, Suara Runtuhan Sempat Gegerkan Warga Matraman
Kronologi Rumah Diding Boneng Ambruk, Suara Runtuhan Gegerkan Warga Matraman
JAKARTA – Rumah aktor senior Diding Boneng di kawasan Matraman, Jakarta Timur, runtuh total pada Sabtu, 29 Juli 2023. Kejadian ini diketahui terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Matraman pada malam hari. Suara runtuhan bangunan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah dua lantai milik Diding Boneng berada tak jauh dari Pasar Matraman. Sejak tengah malam, wilayah Matraman diguyur hujan deras disertai petir. Kondisi ini menyebabkan genangan air hingga beberapa meter di beberapa titik.
Sebelum runtuh, warga melihat kondisi rumah Diding Boneng yang mulai kondisional. Pundak bangunan tampak miring dan beberapa bagian dinding telah retak. Penduduk sekitar pun sempat mengkhawatirkan kondisi rumah tersebut. Tak lama kemudian, sekitar pukul 03.00 WIB, terdengar suara besar seperti benturan yang mengagetkan warga.
Juru bicara Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, menyebutkan bahwa tim mereka langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.
“Kami menerima laporan runtuhnya rumah Diding Boneng sekitar pukul 03.30 WIB. Tim kita langsung bersiaga dan mendatangi lokasi. Akibat kejadian ini, rumah tersebut mengalami kerusakan total. Kami masih melakukan proses evakuasi dan penanganan lanjutan,” ujar juru bicara BPBD.
Situasi di lokasi kejadian sempat ramai dengan warga yang datang untuk melihat langsung rumah Diding Boneng yang telah runtuh. Seorang warga yang juga mendekati lokasi kejadian, M. Nurul, menyatakan bahwa ia sempat terbangun dari tidurnya saat mendengar suara keramaian dan benturan keras. “Saya keluar rumah dan melihat rumah Bapak Diding Boneng sudah ambruk. Saya lihat beberapa bangunan di sekitarnya juga terdampak,” tutur Nurul.
Diding Boneng sendiri dalam keterangan kepada wartawan, menyebutkan bahwa ia dan keluarganya berada di luar Jakarta saat kejadian. “Alhamdulillah, saya dan keluargaku berada di luar kota saat kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja kehilangan dan kerugian yang sangat besar,” ungkap Diding.
Proses evakuasi dan penanganan kerusakan bangunan masih terus dilakukan oleh pihak BPBD DKI Jakarta.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga infrastruktur bangunan, terutama di tengah musim hujan seperti saat ini.