Mendagri Pastikan Stok Beras buat Daerah Bencana Sumatera Aman hingga 6 Bulan
Mendagri Pastikan Stok Beras Buat Daerah Bencana Sumatera Aman Hingga 6 Bulan
Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan, stok beras untuk daerah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh aman hingga enam bulan ke depan. Penjelasan ini disampaikan Mendagri usai melakukan rapat koordinasi terkait penanganan bencana alam yang terjadi di tiga provinsi tersebut.
“Pemerintah telah memastikan stok beras untuk daerah terdampak bencana Jogjajateng.com lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh aman hingga enam bulan ke depan,” ujar Mendagri Tito Karnavian.
Ia juga memaparkan bahwa pihaknya telah melakukan stok opname dan koordinasi dengan Bulog (Badan Urusan Logistik) terkait ketersediaan dan distribusi bahan pangan ke wilayah terdampak.
“Itu berdasarkan data stok opname yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri, dan kordinasi dengan Bulog.
Menurut Mendagri Tito, selain beras, kebutuhan pangan lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir juga sudah terpenuhi. “Kita pastikan kebutuhan pangan pokok lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir juga aman, untuk sekarang,” ucapnya.
Mendagri Tito menekankan bahwa pemerintah terus melakukan monitoring dan evaluasi secara intensif terhadap kondisi di daerah terdampak.
“Minya-minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pangan pokok lainnya aman. Namun, kami terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan ketersediaan pangan jangka panjang,” tegasnya.
Ia berharap ketersediaan stok beras dan bahan pangan pokok yang aman hingga enam bulan ke depan dapat memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Kami mengupayakan agar masyarakat terdampak bencana bisa merasa tenang dan terjamin dalam hal kebutuhan pangan,” sebut Mendagri Tito.
Pemerintah juga terus menggandeng berbagai pihak terkait dalam upaya pemulihan dan rehabilitasi di daerah terdampak bencana, termasuk para badan kemanusiaan di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder terkait untuk proses recovery dan rehabilitasi seperti BPBD, kementerian terkait, dan lembaga kemanusiaan baik nasional maupun internasional,” ujar Mendagri Tito.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan Mendagri Tito Karnavian, stok beras dan bahan pangan pokok di daerah terdampak bencana di Sumatera aman hingga enam bulan ke depan. Hal ini menjadi upaya pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di tengah situasi sulit.
Pemerintah juga terus melakukan monitoring dan evaluasi tentang kondisi di lapangan, serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi proses pemulihan dan rehabilitasi di wilayah terdampak.