Peduli Bencana Ekologis, Kampoong Ecopreneur Gelar Penanaman Pohon di Masjid Eco Wakaf
Peduli Bencana Ekologis, Kampong Ecopreneur Gelar Penanaman Pohon di Masjid Eco Wakaf
Medan, Medan Selatan – Masjid bukanlah hanya tempat ibadah, tapi juga ruang untuk mewujudkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.
Masjid Eco Wakaf di Medan Selatan menjadi salah satu contoh nyata dari penerapan konsep masjid peduli lingkungan. Sejak banjir besar menglanda Sumatera beberapa waktu lalu, masjid ini semakin giat dalam mengajak warga untuk turut serta dalam aksi pemulihan lingkungan.
Penanaman pohon massal menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan, bahkan belum lama ini, Kampong Ecopreneur, sebuah komunitas pecinta lingkungan dan sosial, turut serta dalam aksi tersebut. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya menjaga lingkungan. Bencana ekologis seperti banjir dapat menjadi tanda peringatan bagi kita untuk lebih peduli dan aktif menjaga kelestarian alam,” ujar Andi, salah satu perwakilan Kampong Ecopreneur.
Kegiatan penanaman pohon ini digelar di halaman Masjid Eco Wakaf, di mana puluhan warga dan anggota komunitas bergotong-royong menanam berbagai jenis pohon.
“Kami sengaja memilih jenis pohon yang cocok untuk iklim Sumatera, seperti trembesi, jambu biji dan sengon,” tambah Andi.
Pohon-pohon tersebut diharapkan dapat tumbuh subur dan menjadi peneduh bagi warga di sekitar masjid, sekaligus berperan dalam menyerap air hujan dan mengurangi erosi tanah.
Selain menanam pohon, Kampong Ecopreneur juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan konservasi air. “Setiap individu memiliki peran dalam menjaga lingkungan. Mulailah dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya dan menggunakan air secara bijak,” ujarnya saat memberikan materi edukasi singkat.
Kiai Muhammad Irsyad, pengurus Masjid Eco Wakaf, menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli lingkungan. “Sebagai umat Muslim, kami percaya bahwa alam ini adalah karunianya Allah SWT. Maka dari itu, kita memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindunginya,” ujarnya.
Dean, salah satu warga yang ikut menanam pohon, mengungkapkan rasa bangganya dapat berkontribusi dalam pembangunan lingkungan sekitar masjid. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menjadi semangat bagi kami untuk lebih peduli dan menjaga lingkungan,” ucapnya.
Kegiatan penanaman pohon massal ini merupakan bukti nyata bahwa umat Islam di Sumatera mulai sadar akan pentingnya pelestarian lingkungan. Masjid Eco Wakaf menjadi contoh nyata bagaimana masjid dapat menjadi pusat kepedulian terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Keberadaan Kampoong Ecopreneur yang aktif berkampanye dan mendampingi masyarakat dalam kegiatan ini menunjukan bahwa pemulihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.