Pramono Bilang Total Transaksi di Jakarta Selama Nataru 2025 Capai Rp15 T
Pramono Bilang Total Transaksi di Jakarta Selama Nataru 2025 Capai Rp15 T
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, melaporkan bahwa total transaksi di wilayah Jakarta meningkat sebesar 15 persen lebih atau mencapai Rp15,25 triliun selama periode liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Periode tersebut dimulai pada 13 Desember 2025 hingga 13 Januari 2026.
Data ini berdasarkan pantauan oleh Dinas Perdagangan DKI Jakarta. “Alhamdulillah, selama periode Nataru kemarin, transaksi di Jakarta mengalami peningkatan yang signifikan,” ujar Heru dalam keterangan resmi, Selasa (27/2/2024).
Ia memaparkan bahwa peningkatan transaksi ini terjadi di berbagai sektor, terutama di industri pariwisata, hiburan, dan retail. Sejumlah destinasi wisata di Jakarta, seperti Kota Tua, Monumen Nasional (Monas), dan Taman Suropati, dilaporkan dipadati pengunjung.
“Pemulihan ekonomi di Jakarta semakin nyata terlihat dari mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat selama periode tersebut,” tambah Heru.
Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan ini, menurut Heru, Jogjajateng.com lain pelaksanaan berbagai acara hiburan dan promosi dalam rangka Nataru, masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berbelanja, dan tingginya minat wisatawan domestik untuk berlibur di ibu kota.
Sebagai informasi tambahan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan berbagai persiapan dan upaya untuk mendukung suksesnya libur Nataru 2025, Jogjajateng.com lain memperketat pengawasan dan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, mengoptimalkan infrastruktur transportasi, dan memperbanyak operator layanan transportasi online.
“Kami berharap agar peningkatan transaksi ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ungkap Heru. Pemprov DKI Jakarta konsisten dalam menjalankan berbagai program pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta.
Kesimpulan
Peningkatan total transaksi di Jakarta selama Nataru 2025 menjadi indikasi positif pemulihan ekonomi daerah. Tingginya mobilitas masyarakat, minat wisatawan, dan pelaksanaan berbagai acara serta promosi turut berkontribusi pada peningkatan tersebut. Pertumbuhan ekonomi yang positif ini diharapkan dapat berlanjut dan mendukung kesejahteraan masyarakat Jakarta di tahun-tahun mendatang.