Pramono Minta Galian di Jakarta Tak Serempak Dilakukan agar Tak Bikin Macet
Pramono Minta Galian di Jakarta Tak Serempak Dilakukan agar Tak Bikin Macet
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menginstruksikan kepada PT Pembangunan Jaya (PAM Jaya) untuk tidak lagi melakukan penggalian pipa air bersih secara serempak di beberapa titik di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas yang kerap ditimbulkan oleh aktivitas proyek tersebut.
Instruksi kepada PAM Jaya disampaikan langsung oleh Heru Budi selama inspeksi kawal proyek penggantian pipa di Jalan Kiai Taufiq, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/2). Gubernur Heru menekankan pentingnya koordinasi dan perencanaan matang dalam pelaksanaan proyek penggantian pipa air bersih.
“Ada instruksi agar tidak semuanya dilakukan bersamaan di salah satu waktu. Programnya harus direncanakan dengan baik, bimbingan teknisnya harus detil agar tidak mengganggu lalu lintas,” ujar Gubernur Heru Budi setelah meninjau lokasi penggantian pipa.
Beliau menjelaskan bahwa penggalian pipa air bersih memang kerap menimbulkan kemacetan karena memakan sebagian jalur kendaraan transit. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengaturan sedemikian rupa agar dampaknya terhadap lalu lintas minimal.
Salah satu mekanisme yang dapat diterapkan adalah pelaksanaan penggalian secara bertahap di beberapa titik, dengan memperhatikan jadwal padat arus lalu lintas. Hal ini memungkinkan mobilisasi proyek berlangsung tanpa mengganggu mobilitas warga.
Tak hanya itu, Gubernur Heru juga menginstruksikan agar PAM Jaya dan pihak terkait lainnya selalu menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait lokasi penggalian dan dampaknya terhadap jalur lalu lintas.
“Agar masyarakat bisa mempersiapkan alternatif jalur dan mengatur waktu berkendara dengan lebih baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Heru juga meminta agar PAM Jaya dapat menjalin sinergi dan komunikasi yang baik dengan para pengguna jalan, khususnya pada ruas-ruas padat lalu lintas. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir gangguan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan proyek.
Sebagai contoh, menurutnya, tim PAM Jaya dapat memberikan arahan kepada pengendara yang akan melintas di lokasi penggalian, seperti menggeser kendaraan ke jalur alternatif atau memperlambat kecepatan.
Selain itu, PAM Jaya juga diinstruksikan untuk memasang rambu-rambu pemberi tanda dan ajaran ke pengendara agar lebih waspada dan menghindari jalur yang sedang digalakan.
Kesimpulan
Gubernur Heru Budi Hartono menyadari bahwa proyek penggantian pipa water supply memang penting untuk mendukung layanan air bersih dan sanitasi di Jakarta. Namun, dampaknya terhadap lalu lintas harus diatasi secara serius. Melalui instruksi dan pengawasan yang ketat, diharapkan kegiatan proyek penggantian pipa air bersih dapat berjalan dengan lancar dan minimal gangguan bagi masyarakat.