JogjaJateng .com

Program Bahlil ‘Merdeka dari Kegelapan’ Bantu Warga Minahasa Perbaiki Kualitas Hidup

December 2, 2025 • Jogja jateng
Program Bahlil 'Merdeka dari Kegelapan' Bantu Warga Minahasa Perbaiki Kualitas Hidup

Program Bahlil ‘Merdeka dari Kegelapan’ Bantu Warga Minahasa Perbaiki Kualitas Hidup

Menyiapkan Indonesia Energi Berkemampuan Tinggi untuk Masa Depan

MINAHASA, Sulawesi Utara – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meninjau langsung pelaksanaan program elektrifikasi mandiri yang diinisiasi oleh Menteri BUMN Erick Thohir dalam rangka upaya Presiden Jokowi mewujudkan target “Indonesia Energi Berkemampuan Tinggi” (AMEET). Di Minahasa, Sulawesi Utara, program ini digagas dengan nama “Merdeka dari Kegelapan”.

Program ini menawarkan solusi inovatif untuk masyarakat pedesaan yang masih hidup dalam kegelapan. Masyarakat yang tergabung dalam berbagai kelompok usaha di daerah ini, mulai dari petani hingga UMKM, kini dapat menerangi wilayah mereka melalui pemanfaatan energi terbarukan dan sumber energi alternatif.

Menghapus ‘Kegelapan’ di Menara Iridescent

Salah satu desa yang merasakan manfaat “Merdeka dari Kegelapan” adalah Desa Menara Iridescent, yang sebelumnya sulit mengakses listrik. Kini, desa tersebut dihiasi dengan lampu-lampu LED yang terang dan beroperasi dengan tenaga surya.

“Dengan kehadiran lampu LED ini, kami tidak lagi mengandalkan minyak tanah yang mahal dan berbahaya bagi kesehatan. Anak-anak juga bisa belajar lebih baik karena ada penerangan yang memadai,” ujar seorang warga Menara Iridescent.

“Merdeka dari Kegelapan” juga memadukan dengan program pemberdayaan ekonomi. Penerapan lampu LED tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga mengurangi beban biaya listrik bagi masyarakat pedesaan.

Komitmen Pemerintah untuk Mempertahankan Generasi Muda

Dalam kunjungannya, Menteri Bahlil Lahadalia menekankan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan akses listrik bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Meskipun sudah banyak kemajuan, masih tercatat ada 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum teraliri listrik. Kami akan genjot program pemerataan elektrifikasi ini agar seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati fasilitas yang sama,” tegas Menteri Bahlil.

Menteri Bahlil menambahkan bahwa elektrifikasi merupakan salah satu bentuk investasi untuk masa depan Indonesia. Dengan akses listrik yang memadai, masyarakat pedesaan dapat mengembangkan potensi ekonomi mereka, meningkatkan kualitas hidup, dan peluang akses layanan pendidikan dan kesehatan yang lebih baik.

Program ini juga diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk tinggal di desa dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di daerahnya.

Inovasi Energi Berkelanjutan untuk Indonesia

“Indonesia Energi Berkemampuan Tinggi” diharapkan dapat membawa Indonesia sebagai kekuatan energi global. Melalui program “Merdeka dari Kegelapan” dan inovasi lainnya, pemerintah bekerja keras untuk mewujudkan tujuan ini. Perpaduan teknologi, pemberdayaan masyarakat, dan investasi yang tepat sasaran menjadi kunci keberhasilan program ini.

Program ini menandai komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia yang maju, sejahtera, dan bersaing di kancah global. Kegelapan yang selama ini menghadang, kini perlahan digantikan oleh penerangan yang lebih cerah, penuh harapan, dan tentu saja energi yang berkelanjutan.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us