Rayakan Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Istana: Tunjukkan Empati dan Solidaritas
Rayakan Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Istana: Tunjukkan Empati dan Solidaritas
Indonesia, 19 Desember 2023 – Kementerian Sekretariat Negara (Mensesneg) mengapresiasi langkah kepala daerah di sejumlah wilayah untuk mengimbau masyarakat perayaan Tahun Baru tanpa menyalakan kembang api. Mensesneg menilai langkah ini merupakan wujud empati dan solidaritas terhadap seluruh korban bencana alam yang terjadi di Indonesia.
Menteri Sekretariat Negara, Prsetyo Hadi, menyatakan bahwa pemerintah memahami pentingnya tradisi perayaan Tahun Baru bagi warga Indonesia. “Namun, mengingat kondisi musibah yang tengah melanda berbagai daerah, kita perlu menunjukkan rasa empati dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Hadi saat dihubungi oleh wartawan.
Hadi menjelaskan bahwa kembang api, meskipun merupakan bagian dari tradisi perayaan, dapat memicu kecemasan dan keresahan bagi korban bencana yang hidup dalam kondisi rapuh. Tak hanya itu, kembang api juga dapat memicu kerusakan di lingkungan yang sudah terdampak musibah.
“Oleh karena itu, kami apresiasi langkah kepala daerah yang mengimbau masyarakat untuk merayakan Tahun Baru secara sederhana dan penuh makna, dengan mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan bersama,” tambah Hadi.
Imbauan untuk merayakan Tahun Baru tanpa kembang api juga mendapat tanggapan positif dari sejumlah tokoh masyarakat. “Perayaan Tahun Baru bukan hanya soal kemeriahan, tapi juga tentang kebersamaan. Merayakannya tanpa kembang api merupakan cara nyata untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang berduka,” ujar aktivis sosial, Dian Ariska.
Ariska juga menekankan pentingnya meningkatkan budaya empati dan rasa tanggung jawab sosial di tengah masyarakat. “Kita perlu memahami bahwa kondisi saling menguntungkan dan saling peduli adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan bersama,” ujarnya.
Menteri Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam upaya membantu korban bencana. Ia mengupayakan agar upaya pemerintah dan masyarakat tetap berkelanjutan hingga korban bencana dapat bangkit kembali.
“Semoga dengan semangat gotong royong dan kepedulian kita dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.
Kesimpulan
Imbauan untuk merayakan Tahun Baru tanpa kembang api merupakan langkah positif yang menunjukkan empati, solidaritas, dan kerelaan untuk membantu saudara-saudara yang sedang membutuhkan. Di tengah situasi bencana yang melanda Indonesia, perayaan Tahun Baru yang sederhana dan penuh makna menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian dapat menjadi sumber kekuatan bagi bangsa Indonesia.