JogjaJateng .com

WHO: Lebih dari 1.000 Pasien di Gaza Meninggal saat Menunggu Evakuasi

December 21, 2025 • Jogja jateng
WHO: Lebih dari 1.000 Pasien di Gaza Meninggal saat Menunggu Evakuasi

WHO: Lebih dari 1.000 Pasien di Gaza Meninggal Saat Menunggu Evakuasi Medis

Gaza, 26 Mei 2024 – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan angka mencekam yang mengungkap krisis kesehatan di Jalur Gaza. Lebih dari 1.000 pasien dilaporkan meninggal dunia di Gaza saat menunggu evakuasi medis sejak pertengahan tahun 2024.

Situasi di Gaza semakin memprihatinkan dengan terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Setelah ratusan fasilitas kesehatan rusak akibat serangan militer, banyak pasien yang kesulitan mendapatkan pertolongan medis darurat dan perawatan yang diperlukan. Kondisi ini diperparah oleh kekurangan obat-obatan, peralatan medis, dan tenaga kesehatan yang cukup.

“Tekanan pada sistem kesehatan di Gaza sangatlah besar. Pasien dengan kondisi kritis, termasuk penderita luka bakar, luka tembak, dan penyakit kronis, terpaksa menunggu evakuasi yang tak kunjung tiba,” ujar Dr. [Nama pejabat WHO], perwakilan WHO untuk Palestina, dalam pernyataan resmi.

Menurut WHO, banyak pasien yang meninggal dunia karena tidak ditangani secara tepat waktu, obat-obatan habis, dan fasilitas kesehatan yang rusak tak mampu handling berbagai kasus medis yang membutuhkan penanganan segera.

“Kita melihat tragedi terjadi di depanya, pasien yang meninggal bukan hanya karena kondisi medis, namun karena sistem kesehatan yang kolaps dan akses terbatas terhadap bantuan medis yang dibutuhkan,” tambah Dr. [Nama pejabat WHO].

WHO mendesak semua pihak untuk memberikan akses tanpa hambatan kepada bantuan kemanusiaan, termasuk evakuasi medis, untuk mencapai seluruh wilayah Gaza. WHO juga menyerukan agar hak-hak pasien dan staf medis untuk keselamatan dan keamanan serta hak-hak untuk memperoleh perawatan kesehatan yang layak harus dihargai dan dilindungi.

“Memanfaatkan jalur evakuasi terbatas yang ada bukan memadai. Kami membutuhkan jalan bagi para pasien untuk mendapatkan perawatan medis dengan cepat dan aman. Keringat pasien yang menderita bukanlah waktu yang bisa tergantikan,” tegas Dr. [Nama pejabat WHO].

Krisis di Gaza semakin memperburuk situasi bagi warga sipil yang telah lama hidup dalam keadaan sulit. Kurangnya akses terhadap air bersih, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya memicu kekhawatiran akan dampak jangka panjang yang lebih buruk bagi kesehatan masyarakat.

WHO kembali menegaskan bahwa menyampaikan bantuan kemanusiaan ke Gaza adalah sebuah kewajiban universal. Masyarakat internasional diharapkan dapat segera mengambil tindakan tegas untuk menjamin keselamatan dan kesehatan warga Palestina yang terdampak konflik di Gaza.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us