Akses jalan utama di Desa Tempur Jepara terkena longsor
Akses Jalan Utama di Desa Tempur Jepara Terkena Longsor
Jepara, 9 Januari 2023 _ – Bencana tanah longsor mengguncang Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (9/1). Puluh titik longsor terjadi di sepanjang jalan utama desa yang menjadi akses utama warga menuju Kota Jepara dan daerah sekitarnya.
Akibat kejadian ini, akses jalan utama tersebut menjadi tidak layak dilalui oleh kendaraan roda empat dan hanya bisa digunakan oleh sepeda motor. Hal ini mengakibatkan kesulitan bagi warga dalam beraktivitas sehari-hari, khususnya dalam urusan mobilitas.
“Dampak longsor yang terjadi sangat dirasakan oleh warga Desa Tempur. Satu-satunya akses jalan bagi warga yang hendak menuju daerah lain atau ke kota tertutupi oleh material longsor,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor.
Menurutnya, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Jepara turun ke lokasi untuk melakukan assesmen dan pendataan. Selain itu, upaya penanganan awal juga dilakukan seperti membuka jalur setapak untuk sementara bagi warga yang ingin beraktivitas.
“Kami juga mendata kerusakan yang terjadi dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut,” tambah Arwin Noor.
Salah satu warga Desa Tempur, Mas Rudi, mengungkapkan bahwa kejadian longsor ini sangat mengganggu aktivitas warga.
“Jalan ini satu-satunya akses kami ke kota Jepara maupun ke daerah lain. Sekarang malah kalau mau ke pasar, harus jalan kaki melewati jalur setapak. Ini sangat melelahkan, apalagi untuk warga lansia dan membawa barang bawaan,” keluhnya.
Awif, salah seorang pedagang yang terdampak longsor, merasa khawatir jika akses jalan ini masih ditutup dalam waktu lama.
“Alat-alat usaha saya berada di sekitar lokasi longsor. Saya kesulitan mengambil barang-barang tersebut, apalagi kondisi jalan belum aman. Saya berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan jalan agar akses kami kembali lancar,” harapnya.
Diharapkan, pemerintah dan pihak terkait dapat segera melakukan penanganan lebih lanjut terhadap bencana longsor di Desa Tempur. Hal ini demi kemudahan akses warga dan pemulihan aktivitas ekonomi yang terdampak.