JogjaJateng .com

BNN Purbalingga memperkuat rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba

December 30, 2025 • Jogja jateng
BNN Purbalingga memperkuat rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba

BNN Purbalingga Perkuat Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba

Purbalingga, Jawa Tengah – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, Nasrudin, menegaskan bahwa penguatan layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba menjadi bagian penting strategi nasional dalam menyelamatkan generasi muda demi terwujudnya Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini disampaikan saat konferensi pers akhir tahun di Kantor BNN Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (26/12).

Menurut Nasrudin, pendekatan rehabilitasi merupakan wujud dari “war on drugs for humanity” (perang melawan narkoba untuk kemanusiaan) yang memandang penyalahgunaan narkoba sebagai sebuah masalah kesehatan dan sosial yang memerlukan penanganan holistik.

“Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba, pemerintah melalui BNN berkomitmen untuk meningkatkan layanan rehabilitasi bagi para korban. Kita menyadari bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya masalah law enforcement, tetapi juga masalah kesehatan dan sosial yang membutuhkan pendekatan yang empati dan berpihak pada manusia,” ujar Nasrudin.

BNN Purbalingga, dalam konferensi pers yang dihadiri oleh stakeholder terkait, memaparkan beberapa program dan inovasi yang dilakukan dalam upaya penguatan layanan rehabilitasi. Salah satunya adalah pengembangan program berbasis komunitas yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para klien rehabilitasi.

“Kami optimis program ini dapat membantu proses pemulihan klien secara lebih efektif dan berkelanjutan karena melibatkan lingkungan sosialnya secara langsung,” tambah Nasrudin.

Selain itu, BNN Purbalingga juga melakukan penataan dan pengembangan Almarhum Achmad Soediro Rehabilitasi Center, satu-satunya pusat rehabilitasi di Kabupaten Purbalingga. Nasrudin menyebutkan, Almarhum Achmad Soediro Rehabilitasi Center akan dilengkapi dengan fasilitas dan layanan yang lebih memadai, termasuk ruang terapi individual dan kelompok, serta sarana olahraga dan rekreasi.

“Kami ingin memastikan bahwa para klien rehabilitasi mendapatkan layanan yang berkualitas dan dapat memulihkan diri secara holistik. Kunci keberhasilan rehabilitasi adalah dukungan penuh dari masyarakat, keluarga, dan tenaga medis yang kompeten,” jelas Nasrudin.

Dalam konferensi pers tersebut, BNN Purbalingga juga mengulang komitmennya untuk terus melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba melalui berbagai program dan strategi, termasuk:

Peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.  
Pemantauan dan pengawasan terhadap peredaran narkoba di wilayah Purbalingga.  
Kerjasama dengan berbagai stakeholder, termasuk aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan masyarakat sipil, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.  
Penguatan peran keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.  

Konferensi pers ini menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas BNN Purbalingga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Nasrudin berharap, dengan kerja sama semua pihak, Kabupaten Purbalingga dapat bebas dari penyalahgunaan narkoba dan terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us