JogjaJateng .com

Diabetes melitus dominasi penyakit peserta skrining kesehatan di BPJS Semarang

January 15, 2026 • Jogja jateng
Diabetes melitus dominasi penyakit peserta skrining kesehatan di BPJS Semarang

Diabetes Melitus Dominasi Penyakit Peserta Skrining Kesehatan di BPJS Semarang

Semarang, Jateng – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Semarang mencatat diabetes melitus mendominasi penyakit yang diungkapkan peserta JKN dalam skrining riwayat kesehatan di wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Demak sepanjang tahun 2023.

Berdasarkan data yang dikumpulkan BPJS Kesehatan, dari total 1,2 juta peserta JKN di kedua wilayah tersebut yang telah mengisi skrining riwayat kesehatan, terdapat jumlah signifikan yang mengungkap diabetes melitus sebagai penyakit yang mereka miliki atau pernah derita.

“Data ini menggambarkan tren kesehatan masyarakat di wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang menunjukkan prevalensi diabetes melitus yang cukup tinggi,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, kepada wartawan di Semarang, Kamis (21/09).

Data tersebut didapat melalui “skrining riwayat kesehatan” yang diakses peserta melalui aplikasi mobile BPJS Kesehatan.

Skrining riwayat kesehatan ini merupakan upaya dari BPJS Kesehatan untuk mendapatkan informasi kesehatan dasar dan pola penyakit yang umum di kalangan peserta. Informasi ini kemudian akan digunakan untuk menentukan program pencegahan dan pengobatan yang lebih tepat sasaran.

“Penting untuk dicatat bahwa data ini bersifat anonim dan hanya digunakan untuk pengambilan kebijakan kesehatan yang lebih baik,” jelas Sari.

Meskipun data belum diungkap secara spesifik berapa persentase peserta yang terdiagnosis diabetes melitus, Sari Quratul Ainy menegaskan bahwa tren ini menjadi perhatian serius bagi BPJS Kesehatan.

“Pencegahan dan edukasi terkait diabetes melitus menjadi fokus utama kita kedepannya.

Selain itu, kerja sama dengan fasilitas kesehatan untuk penyediaan layanan yang tepat dan terjangkau bagi peserta yang memiliki riwayat diabetes juga menjadi prioritas,” tambahnya.

Langkah-langkah Pencegahan dan Edukasi yang Dilakukan BPJS Kesehatan

Selain skrining kesehatan, BPJS Kesehatan cabang Semarang sudah menjalankan berbagai program untuk mencegah dan mengedukasi peserta terkait diabetes melitus.

Program-program tersebut meliputi:

Loyalitas Medikal:   Mishrapu program bekerja sama dengan fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta JKN. Termasuk dalam tantangan ini adalah bagaimana memberi akses terhadap layanan kesehatan khususnya bagi pasien diabetes. 
Edukasi Diabetes:   Melakukan kegiatan edukasi dan  workshop khususnya untuk peserta JKN terkait risiko dan pencegahan diabetes melitus.

Promosi Gaya Hidup Sehat:   Melakukan kampanye dan sosialisasi mengenai pentingnya gaya hidup sehat seperti pola makan seimbang dan olahraga teratur untuk mencegah diabetes melitus.

Sari Quratul Ainy berharap dengan terobosan ini, tren prevalensi diabetes melitus di Kota Semarang dan Kabupaten Demak dapat ditekan dan masyarakat bisa mengoptimalkan manfaat dari Jaminan Kesehatan Nasional.

Nantinya, BPJS Kesehatan akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, memudahkan akses, dan melakukan edukasi kepada peserta JKN agar mereka dapat hidup sehat dan terhindar dari penyakit kronis seperti diabetes melitus.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us