JogjaJateng .com

Direktur PDAM Pekalongan mengakui ikut talangi pembelian rumah Bupati Fadia

August 19, 2026 • Jogja jateng
Direktur PDAM Pekalongan mengakui ikut talangi pembelian rumah Bupati Fadia

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Nur Wachid mengakui ikut menalangi pembelian sebuah rumah senilai Rp537 juta yang dilakukan Bupati Pekalongan nonaktifFadia Arafiq."Ibu bupati saat itu mencari rumah di Semarang karena anaknya kuliah di sana," kata Wachid saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan TipikorSemarang, Rabu.Menurut ia, talangan itu berupa …

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Nur Wachid mengakui ikut menalangi pembelian sebuah rumah senilai Rp537 juta yang dilakukan Bupati Pekalongan nonaktifFadia Arafiq."Ibu bupati saat itu mencari rumah di Semarang karena anaknya kuliah di sana," kata Wachid saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan TipikorSemarang, Rabu.Menurut ia, talangan itu berupa … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Nur Wachid mengakui ikut menalangi pembelian sebuah rumah senilai Rp537 juta yang dilakukan Bupati Pekalongan nonaktifFadia Arafiq."Ibu bupati saat itu mencari rumah di Semarang karena anaknya kuliah di sana," kata Wachid saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan TipikorSemarang, Rabu.Menurut ia, talangan itu berupa … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Nur Wachid mengakui ikut menalangi pembelian sebuah rumah senilai Rp537 juta yang dilakukan Bupati Pekalongan nonaktifFadia Arafiq."Ibu bupati saat itu mencari rumah di Semarang karena anaknya kuliah di sana," kata Wachid saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan TipikorSemarang, Rabu.Menurut ia, talangan itu berupa … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Nur Wachid mengakui ikut menalangi pembelian sebuah rumah senilai Rp537 juta yang dilakukan Bupati Pekalongan nonaktifFadia Arafiq."Ibu bupati saat itu mencari rumah di Semarang karena anaknya kuliah di sana," kata Wachid saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan TipikorSemarang, Rabu.Menurut ia, talangan itu berupa … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Nur Wachid mengakui ikut menalangi pembelian sebuah rumah senilai Rp537 juta yang dilakukan Bupati Pekalongan nonaktifFadia Arafiq."Ibu bupati saat itu mencari rumah di Semarang karena anaknya kuliah di sana," kata Wachid saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan TipikorSemarang, Rabu.Menurut ia, talangan itu berupa … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Nur Wachid mengakui ikut menalangi pembelian sebuah rumah senilai Rp537 juta yang dilakukan Bupati Pekalongan nonaktifFadia Arafiq."Ibu bupati saat itu mencari rumah di Semarang karena anaknya kuliah di sana," kata Wachid saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan TipikorSemarang, Rabu.Menurut ia, talangan itu berupa … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us