Ekonom UMS ingatkan pentingnya literasi investasi untuk Gen Z
Ekonom UMS Ingatkan Pentingnya Literasi Investasi untuk Gen Z
Solo, Jawa Tengah – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang semakin dipertegaskan oleh berbagai faktor global, seorang ekonom dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., menekankan pentingnya literasi investasi bagi generasi Z.
Menurutnya, pemahaman yang mendalam tentang investasi sejak dini menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mencapai kebebasan finansial dan menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Dalam kesempatan di Solo, Jawa Tengah, Minggu, Anton menyoroti bahwa generasi muda di era digital ini memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku investasi yang sukses, namun perlu ditempa dengan pengetahuan dan pengalaman yang memadai.
“Gen Z memiliki keunggulan dalam hal literasi teknologi dan akses terhadap informasi. Potensi ini dapat mereka manfaatkan untuk mempelajari mekanisme investasi dan bernavigasi dalam dunia keuangan yang semakin kompleks,” ujar Anton.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa literasi finansial tidak sekedar mempelajari teori investasi. Anggota Tim Ahli Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) ini menekankan pentingnya penerapan praktis, mulai dengan membangun kebiasaan menabung dan memahami konsep dasar risiko dan return yang berkaitan dengan setiap bentuk investasi.
“Jangan ragu untuk memulai investasi dengan nominal kecil, yang penting adalah konsistensi dan belajar dari pengalaman. Penting juga untuk memahami bahwa investasi bukanlah proses yang instan, dibutuhkan proses belajar dan adaptasi yang terus menerus,” tambah Anton.
Prof. Anton juga menyentuh berbagai jenis investasi yang cocok bagi Gen Z, seperti reksa dana, saham, obligasi resmi pemerintah, hingga aset digital. Namun, ia menegaskan bahwa strategi diversifikasi merupakan kunci utama untuk meminimalkan risiko kerugian.
“Jangan menaruh seluruh telur dalam satu keranjang. Memecah portofolio investasi ke berbagai aset dapat membantu melindungi modal dari fluktuasi pasar yang tidak terduga,” ucapnya.
Lebih lanjut, Anton mendorong para pelaku dan organisasi dalam industri keuangan untuk lebih aktif mengembangkan program edukasi finansial dan investasi yang sesuai dengan jenjang umur dan kebutuhan Gen Z. Pendidikan ini perlu dikemas secara menarik dan mudah diakses, seperti memanfaatkan platform digital dan media sosial.
“Di era digital ini, informasi keuangan harus bisa diserap dengan mudah dan interaktif. Kolaborasi Jogjajateng.com generasi muda, akademisi, dan industri keuangan menjadi kunci untuk membangun literasi investasi yang kuat,” kunci Anton.
Kesimpulannya, Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., mendukung Gen Z untuk mengambil peran aktif dalam membangun masa depan finansial yang lebih secure. Literasi investasi menjadi pondasi penting dalam mewujudkan kebebasan finansial dan menghadapi tantangan ekonomi global yang terus berubah. Dengan pemahaman yang tepat dan strategi yang matang, generasi muda memiliki potensi besar untuk meraih kesuksesan di era investasi yang semakin dinamis ini.