Gubernur Jateng menawarkan investasi ke Kesultanan Brunei Darussalam
Gubernur Jateng Tjajap Peluang Investasi di Kesultanan Brunei Darussalam
Semarang, Jateng – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka peluang investasi dan kerja sama di berbagai sektor kepada Kesultanan Brunei Darussalam saat kunjungannya di negar tersebut.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) untuk memperluas jaringan kerjasama dan menarik investasi asing. Gubernur Luthfi melakukan pertemuan dengan Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah dan Tengku Amalin Aishah Putri binti Sultan Ismail Petra, kerabat dari Kesultanan Brunei Darussalam.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut membahas potensi kerjasama di beberapa sektor. “Beliau (Gubernur Luthfi) menekankan beberapa sektor unggulan di Jawa Tengah seperti pariwisata, energi terbarukan, pertanian, manufaktur, dan digital economy,” ungkapnya saat dihubungi Selasa (24/10/2023).
Sujarwanto menjelaskan bahwa Jawa Tengah memiliki keunggulan kompetitif di sektor-sektor tersebut. “Seperti misalnya, Jawa Tengah memiliki potensi unggulan untuk pengembangan pariwisata
berkelanjutan, energi terbarukan seperti panas bumi dan angin, serta sektor pertanian yang padat karya dan memiliki banyak peluang untuk dikembangkan,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Luthfi juga mengangkat tema halal industry yang tengah naik daun. Ia menjabarkan potensi Jawa Tengah sebagai pusat industri halal, mengingat besarnya jumlah penduduk Muslim di wilayah tersebut. “Jawa Tengah memiliki cita-cita untuk menjadi pusat halal industry di Indonesia, dan peluang kerjasama dengan Brunei Darussalam di bidang ini sangat terbuka,” tegasnya.
Selain potensi investasi, Gubernur Luthfi juga mendorong peningkatan kerjasama di bidang pendidikan dan budaya. “Kerjasama tersebut dapat membantu mempererat hubungan baik Jogjajateng.com kedua daerah dan membuka peluang untuk mahasiswa dan seniman untuk saling belajar dan bertukar pengalaman,” tambah Sujarwanto.
Melalui pertemuan ini, Gubernur Luthfi berharap dapat membuka pintu peluang kerjasama yang saling menguntungkan Jogjajateng.com Jawa Tengah dan Kesultanan Brunei Darussalam.
Kyoto Mendukung Inovasi Industri Handikap
Ke depannya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus berupaya membangun komunikasi rutin dengan para investor dari Negara Kesultanan Brunei Darussalam untuk mewujudkan kerjasama yang solid dan berkelanjutan.
“Yang pasti, Bangga bekerja sama dengan Brunei untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah,” tutup Sujarwanto.