Haedar Nashir: Kebersamaan bangsa kunci atasi dampak bencana alam
Haedar Nashir: Kebersamaan Bangsa Kunci Atasi Dampak Bencana Alam
Purwokerto, 16 Januari 2023 – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir menegaskan peran aktif Muhammadiyah dalam mendorong kebersamaan bangsa untuk membantu penanganan dampak bencana alam yang melanda berbagai daerah di Indonesia. Fokus kebersamaan ini, menurutnya, merupakan kunci untuk mengatasi musibah dan membangun kembali kawasan bencana.
Pernyataan tersebut disampaikan Haedar saat meninjau progres pembangunan gedung 15 lantai di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin siang. Kedatangannya ke UMP bertepatan dengan suasana duka bangsa akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di wilayah Jawa Barat.
“Indonesia saat ini sedang berduka. Bencana banjir mengguncang berbagai daerah, menenggelamkan rumah, dan merenggut nyawa. Situasi ini menjadi momentum bagi kita untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Haedar.
Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah telah mengerahkan seluruh potensi dan SDMnya untuk mendekatkan diri kepada para korban banjir. Dari pusat hingga ranting, berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari pembukaan posko pengungsian, menyalurkan bantuan logistik, obat-obatan, hingga pengobatan gratis bagi warga terdampak.
“Kita hadir untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan menghibur hati saudara-saudara kita yang dilanda musibah. Kita ingin menunjukkan rasa empati dan solidaritas sebagai sesama manusia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Haedar menekankan bahwa kebersamaan bangsa merupakan kunci untuk mengatasi bencana alam . Ia mendorong seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat, hingga individu, untuk bersatu dan bahu-membahu membantu meringankan beban korban bencana.
“Setiap orang memiliki peran penting dalam menghadapi bencana. Meskipun kita tidak memiliki kemampuan yang sama, semua kontribusi pasti memberikan dampak positif bagi para korban,” tegas Haedar.
Selain menyalurkan bantuan, Muhammadiyah juga berupaya mendorong pemulihan dan pembangkitan ekonomi di wilayah terdampak bencana. Haedar mengatakan bahwa Muhammadiyah akan actively membantu para korban untuk mendirikan kembali rumah mereka dan memulai hidup mereka kembali.
“Kita optimis, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, Indonesia akan mampu melewati masa sulit ini. Kita akan terus mendukung pemerintah dan masyarakat dalam upaya pemulihan pasca bencana,” pungkasnya.
Haedar Nashir kemudian meninjau progres pembangunan gedung 15 lantai di Kampus 2 UMP yang dikhususkan untuk kuliah dan penelitian. Gedung yang berdiri megah ini diharapkan mampu menjadi tempat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih maju, serta mencetak sumber daya manusia yang berkualitas untuk Indonesia.