Inovasi Hydrozea dari mahasiswa Teknik Kimia UMS, hidrogel ramah lingkungan dari limbah kulit jagung
Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi penyerap air yaitu hidrogel berbasis kulit jagung. Inovasi ini disebut dengan Hydrozea.Tim yang terdiri dari Shyerly Fauziah Nur Rizki, Siti Nurazilla, Rajiv Tamim Wicaksana, Mia Oktafia, Rafeyfa Nadira Zakauha memilih kulit jagung (zea mays) sebagai bahan utama sebab kandungan selulosanya yang tinggi dan merupakan limbah pertanian yang melimpah.Selain penambahan senyawa kimia …
Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi penyerap air yaitu hidrogel berbasis kulit jagung. Inovasi ini disebut dengan Hydrozea.Tim yang terdiri dari Shyerly Fauziah Nur Rizki, Siti Nurazilla, Rajiv Tamim Wicaksana, Mia Oktafia, Rafeyfa Nadira Zakauha memilih kulit jagung (zea mays) sebagai bahan utama sebab kandungan selulosanya yang tinggi dan merupakan limbah pertanian yang melimpah.Selain penambahan senyawa kimia … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi penyerap air yaitu hidrogel berbasis kulit jagung. Inovasi ini disebut dengan Hydrozea.Tim yang terdiri dari Shyerly Fauziah Nur Rizki, Siti Nurazilla, Rajiv Tamim Wicaksana, Mia Oktafia, Rafeyfa Nadira Zakauha memilih kulit jagung (zea mays) sebagai bahan utama sebab kandungan selulosanya yang tinggi dan merupakan limbah pertanian yang melimpah.Selain penambahan senyawa kimia … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi penyerap air yaitu hidrogel berbasis kulit jagung. Inovasi ini disebut dengan Hydrozea.Tim yang terdiri dari Shyerly Fauziah Nur Rizki, Siti Nurazilla, Rajiv Tamim Wicaksana, Mia Oktafia, Rafeyfa Nadira Zakauha memilih kulit jagung (zea mays) sebagai bahan utama sebab kandungan selulosanya yang tinggi dan merupakan limbah pertanian yang melimpah.Selain penambahan senyawa kimia … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi penyerap air yaitu hidrogel berbasis kulit jagung. Inovasi ini disebut dengan Hydrozea.Tim yang terdiri dari Shyerly Fauziah Nur Rizki, Siti Nurazilla, Rajiv Tamim Wicaksana, Mia Oktafia, Rafeyfa Nadira Zakauha memilih kulit jagung (zea mays) sebagai bahan utama sebab kandungan selulosanya yang tinggi dan merupakan limbah pertanian yang melimpah.Selain penambahan senyawa kimia … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi penyerap air yaitu hidrogel berbasis kulit jagung. Inovasi ini disebut dengan Hydrozea.Tim yang terdiri dari Shyerly Fauziah Nur Rizki, Siti Nurazilla, Rajiv Tamim Wicaksana, Mia Oktafia, Rafeyfa Nadira Zakauha memilih kulit jagung (zea mays) sebagai bahan utama sebab kandungan selulosanya yang tinggi dan merupakan limbah pertanian yang melimpah.Selain penambahan senyawa kimia … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi penyerap air yaitu hidrogel berbasis kulit jagung. Inovasi ini disebut dengan Hydrozea.Tim yang terdiri dari Shyerly Fauziah Nur Rizki, Siti Nurazilla, Rajiv Tamim Wicaksana, Mia Oktafia, Rafeyfa Nadira Zakauha memilih kulit jagung (zea mays) sebagai bahan utama sebab kandungan selulosanya yang tinggi dan merupakan limbah pertanian yang melimpah.Selain penambahan senyawa kimia … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.