JogjaJateng .com

Jateng membantu Rp260 juta untuk pemulihan bencana longsor di Desa Tempur Jepara

January 13, 2026 • Jogja jateng
Jateng membantu Rp260 juta untuk pemulihan bencana longsor di Desa Tempur Jepara

Jateng Bantu Rp260 Juta untuk Pemulihan Bencana Longsor di Desa Tempur Jepara

Jepara, Kamis (10/8/2023) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memberikan bantuan sebesar Rp260 juta untuk penanganan awal bencana longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Bencana yang terjadi pada Selasa (8/8/2023) menyebabkan akses utama ke desa tersebut terputus, mengisolasi ratusan warga dari bantuan dan layanan publik.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Bupati Jepara Witiarso Utomo, dan perwakilan Forkopimda Jepara, langsung menuju lokasi bencana pada Kamis pagi untuk melihat langsung kondisi warga dan akses jalan yang terdampak.

“Hari ini kita berikan bantuan Rp260 juta. Nanti kita tambah lagi kalau dimungkinkan masih,” ujar Gubernur Luthfi saat meninjau lokasi bencana. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dan rencananya akan digunakan untuk kebutuhan hidup sementara para warga yang terdampak, termasuk makanan siap saji, tempat tinggal, dan jasabarat medis.

“Kami juga akan membantu percepatan proses pembersihan material longsor dan pembukaan jalur alternatif akses menuju Desa Tempur,” tambah Gubernur Luthfi.

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menambahkan bahwa Pemprov Jateng akan terus memantau kondisi di lapangan dan memberikan bantuan sebaik mungkin. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana dan berkontribusi dalam proses pemulihan di Desa Tempur,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemrov Jateng atas bantuan yang diberikan. “Ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah selalu bersama rakyat di saat kesulitan. Kami akan segera menyalurkan bantuan ini kepada warga yang membutuhkan,” ujar Bupati Witiarso.

Berdasarkan data yang dihimpun, longsor yang terjadi pada Selasa (8/8/2023) menyebabkan akses jalan utama Desa Tempur terputus akibat material longsor yang menutupi jalan. Giliran Desa Tempur menjadi terisolasi, sehingga warga kesulitan mendapatkan akses terhadap bantuan dan layanan publik.

Indikasi untuk Perhatian Berkelanjutan

Bencana longsor di Desa Tempur menjadi pengingat penting bagi pemerintah dan masyarakat tentang bahaya bencana alam, khususnya di wilayah berpotensi longsor. Pentingnya pembinaan mitigasi bencana dan peningkatan infrastruktur di wilayah rawan menjadi fokus utama. Warga juga perlu diedukasi dan diajak untuk bersikap waspada dan proaktif dalam menghadapi bencana alam.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us