JogjaJateng .com

Kasus TBC di Kabupaten Batang capai 1.570 orang

January 16, 2026 • Jogja jateng
Kasus TBC di Kabupaten Batang capai 1.570 orang

Kasus TBC di Kabupaten Batang Capai 1.570 Orang

Batang, Jawa Tengah – Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mencatat peningkatan kasus tuberkulosis (TBC) pada tahun 2023 hingga mencapai 1.570 orang. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 1.420 kasus.

Bupati Batang, Faiz Kurniawan, dalam pertemuan Jumat tersebut mengungkapkan kekhawatirannya terhadap peningkatan kasus TBC di wilayahnya. “Kenaikan kasus TBC ini tidak bisa dianggap sepele. Dibutuhkan langkah cepat dan terkoordinasi untuk mengendalikan penyebarannya,” ucapnya.

Menghadapi situasi ini, Bupati Faiz menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang untuk segera membentuk satuan tugas (satgas) khusus penanganan TBC. Satuan tugas ini diharapkan dapat berfokus pada pencegahan, deteksi dini, pengobatan, dan edukasi terhadap masyarakat mengenai penyakit TBC.

Faiz Kurniawan menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam upaya penanggulangan TBC. “Kami perlu bekerja sama, Jogjajateng.com pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk memutus rantai penyebaran TBC” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Dr. Sulastri, membenarkan adanya kenaikan kasus TBC dan menjelaskan ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebabnya. “Kenaikan kasus ini mungkin disebabkan oleh menurunnya efektivitas program deteksi dini pada masa pandemi. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap penyakit TBC mungkin juga belum optimal,” ungkap Dr. Sulastri.

Menurut dr. Sulastri, satgas yang akan dibentuk akan menitikberatkan pada berbagai strategi strategis untuk mengatasi laju kenaikan kasus TBC. “Strategi yang akan kita implementasikan Jogjajateng.com lain peningkatan deteksi dini melalui pemeriksaan di puskesmas dan layanan mobile clinic, memastikan aksesibilitas pengobatan yang mudah bagi penderita, serta kampanye edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini, pengobatan tepat waktu, dan pencegahan TBC,” terang dr. Sulastri.

Dr. Sulastri juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala TBC. “Gejala TBC dikenal beragam, seperti batuk berdarah, demam, penurunan berat badan, dan lesu. Jangan menunda pengobatan, karena TBC bisa diobati jika tertangani dini,” imbauannya.

Kasus TBC yang meningkat di Kabupaten Batang menjadi tanda peringatan penting bagi seluruh pihak terkait. Butuh upaya serius dan kolaboratif untuk mencegah penyebaran penyakit ini.
Formasi satgas khusus yang fokus pada pencegahan, deteksi dini, pengobatan, dan edukasi masyarakat menjadi langkah awal yang krusial. Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk menurunkan angka TBC di Kabupaten Batang.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us