KKN-Dik UMS kelompok 19 hadirkan program SAYANG untuk ringankan beban warga
KKN-Dik UMS Kelompok 19 Hadirkan Program SAYANG untuk Ringankan Beban Warga
WONOGIRI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kelompok 19 telah melakukan berbagai program kerja untuk membantu masyarakat Wonogiri. Salah satunya adalah program unggulan bertajuk SAYANG , singkatan dari Sayur Murah untuk Semua Orang . Program ini berupa bazar penjualan sayuran dengan harga terjangkau, yang dilaksanakan di halaman Masjid Al-Barokah, Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (25/1).
SAYANG berangkat dari kesadaran para mahasiswa KKN-Dik UMS Kelompok 19 bahwa harga sayuran kerap menjadi beban bagi masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Program ini hadir sebagai solusi sederhana untuk membantu meringankan beban warga yang membutuhkan.
“Kami melihat bahwa akses terhadap pangan, khususnya sayuran, perlu diperhatikan lebih serius. Banyak warga, terutama yang berpenghasilan pas-pasan, merasa kesulitan membeli sayuran dengan harga pasar,” ujar Nurul Hidayah, ketua KKN-Dik UMS Kelompok 19.
Bazar SAYANG tidak hanya menyediakan berbagai jenis sayuran dengan harga terjangkau, tetapi juga diisi dengan berbagai aktivitas menarik. Beberapa warga yang berpartisipasi dalam bazar tersebut tampak antusias.
“Terima kasih kepada mahasiswa KKN-Dik UMS Kelompok 19. Sayur murah ini sangat membantu kami, terutama untuk menambah protein dan nutrisi keluarga,” ungkap Ibu Ani, salah satu pembeli sayur di bazar SAYANG.
Dalam pandangan Ketua Program, bazaar ini menjadi momen penting untuk membangun hubungan silaturahmi Jogjajateng.com mahasiswa dan warga. Selain itu, program ini juga menjadi wadah untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di kampus dalam upaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin menumbuhkan spirit gotong royong dan kepedulian sosial. KKN-Dik ini bukan hanya tentang pembelajaran akademik, tapi juga tentang bagaimana kita bisa berbagi dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” tambah Nurul.
Keberhasilan program SAYANG diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa KKN-Dik dari kelompok lainnya untuk berkarya dalam hal serupa.
Ke depannya, KKN-Dik UMS Kelompok 19 direncanakan akan mengembangkan program SAYANG dengan mengadakan bazar sayur secara rutin dan menjalin kerjasama dengan para petani lokal untuk mendapatkan pasokan sayuran yang tetap terjamin.