JogjaJateng .com

KPK mulai memanggil saksi dalam kasus pemeriksaan pajak DJP

January 27, 2026 • Jogja jateng
KPK mulai memanggil saksi dalam kasus pemeriksaan pajak DJP

KPK Mulai Panggil Saksi dalam Kasus Pemeriksaan Pajak DJP

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (17/10/2023), memulai proses pemeriksaan saksi dalam tahap penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pemeriksaan pajak pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

“Hari ini, Selasa, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan pajak pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Budi Prasetyo tidak secara spesifik mengungkapkan identitas saksi yang dijadwalkan untuk diperiksa pada tahap awal ini. KPK masih dalam proses mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap kronologi dugaan korupsi ini.

Kasus dugaan korupsi terkait pemeriksaan pajak DJP ini mencuat ke publik dan direspon serius oleh KPK. Badan independen ini memastikan akan melakukan proses penyidikan dengan profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kami pastikan seluruh proses penyidikan akan dilakukan dengan patuh pada prosedur hukum yang berlaku,” tegas Budi Prasetyo. “KPK akan terus mengidentifikasi dan menelusuri aliran dana serta keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.”

Dugaan korupsi ini dipicu oleh laporan masyarakat yang menyoroti adanya praktik penyelewengan dan manipulasi dalam proses pemeriksaan pajak pada Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh KPK sebagai upaya menjaga integritas sistem perpajakan di Indonesia.

Koordinator Investigasi Divisi Pengungkap Tindak Pidana Korupsi, Harun Alrashid, menyatakan, KPK akan memeriksa seluruh sektor terkait dalam kasus ini. “Kami akan melakukan pendalaman terhadap sistem aplikasi, prosedur operasional yang ada, dan manajemen sumber daya dalam Ditjen Pajak,” kata Harun.

“KPK juga sedang mengkaji berbagai dokumen dan data terkait kewajiban perpajakan, hasil pemeriksaan pajak, hingga transaksi keuangan yang mencurigakan,” tambahnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat peran strategis DJP dalam penerimaan negara. Publik berharap proses hukum yang transparan dan tuntas dilakukan KPK agar dapat memberikan efek jera bagi siapapun yang terlibat dalam korupsi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perpajakan di Indonesia.

KPK mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang. “Kolaborasi dari masyarakat sangat penting dalam membantu KPK mengungkap kasus korupsi,” pungkas Budi Prasetyo.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us