Kudus wisuda sekolah lansia komitmen bangun masyarakat berdaya
Kudus Wisuda Sekolah Lansia Komitmen Bangun Masyarakat Berdaya
KUDUS, Jawa Tengah – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menggelar acara wisuda Sekolah Lansia. Acara yang dipusatkan di Gedung Balai Keraton Kudus tersebut memperingati hari jadi Kabupaten Kudus ke-209, menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia di Kudus. Dalam rangkaian acara tersebut, Bupati Kudus, HM. Salamun, menekankan pentingnya aktivitas belajar bagi lansia serta berharap para lulusan sekolah tersebut dapat terus berkontribusi membangun masyarakat Kudus yang lebih mandiri dan berdaya.
Sekolah Lansia di Kudus menjadi wadah bagi para warga lansia untuk mengembangkan potensi diri. Selama mengikuti program pembelajaran, para peserta didik aktif mempelajari berbagai ilmu, baik teori maupun praktik, di Jogjajateng.comnya keterampilan berbisnis, komputer, bahasa asing, seni dan kerajinan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, memperkaya pengetahuan dan keterampilan, serta menumbuhkan rasa percaya diri mereka.
Bupati Kudus HM. Salamun dalam sambutannya menyampaikan, “Hal ini menjadi semangat bagi kita semua bahwa belajar tidak mengenal batas usia. Sesuai tagline Belajar, Bekerja, Berkarya, semangat untuk terus berkembang dan berkomunikasi dengan lingkungan harus terus dijaga.” Ia mengharapkan semangat belajar yang diupuk para siswa Sekolah Lansia dapat terus berlanjut dan membawa dampak positif bagi kehidupan pribadi maupun masyarakat Kudus.
Lebih lanjut, HM. Salamun juga menekankan bahwa pendidikan lanjutan bukan hanya untuk menunjang kebutuhan individual, tetapi juga untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat lansia dalam membangun kemajuan daerah. “Masyarakat lansia memiliki pengalaman dan pengetahuan yang tak tertandingi. Dengan memfasilitasi pendidikan lanjutan, kita membuka peluang bagi mereka untuk berbagi pengalaman, mendampingi generasi muda, dan berkontribusi dalam berbagai pembangunan di Kudus,” ujarnya.
Salah satu alumni Sekolah Lansia, seorang perempuan bernama Ibu Sumiyati, mengaku sangat senang dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk kembali belajar. “Saya merasa lebih percaya diri sekarang, karena bisa mengakses teknologi dan informasi dengan lebih mudah. Aku ingin memanfaatkan pengetahuan yang saya dapatkan untuk membantu keluargaku dan berkontribusi pada kemajuan desa,” tutur Sumiyati dengan senyum lebar.
Kegembiraan terlihat jelas pada wajah para wisudawan Sekolah Lansia. Acara wisuda ini bukan hanya simbol kelulusan, tetapi juga tanda awal mereka untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kudus berharap program Sekolah Lansia dapat terus berlanjut dan semakin banyak orang tua yang tergabung di dalamnya, menciptakan masyarakat Kudus yang semakin maju dan adil.
Terusan Nyatakan Komitmen
Pemerintah Kabupaten Kudus tak hanya puas dengan penyelenggaraan Sekolah Lansia semata. Mereka juga terus berupaya mewujudkan berbagai program dan kebijakan yang mendukung kesejahteraan masyarakat lansia di Kudus. Program kesehatan lansia, bantuan sosial, serta akses terhadap fasilitas umum yang ramah lansia menjadi beberapa contoh nyata komitmen pemerintah. Pemerintah bersama dengan berbagai pihak, aya terbuka untuk terus berkolaborasi dalam membangun lingkungan yang inklusif dan penuh kasih bagi seluruh warga Kudus, terutama bagi kaum lansia yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.