Mahasiswa UMS bangun kesadaran diri pada generasi muda melalui Kampanye Attachment Style
Mahasiswa UMS Bangun Kesadaran Diri pada Generasi Muda Melalui Kampanye Attachment Style
Solo, Jawa Tengah – Tim mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kampanye edukatif “Attachment Talk” di Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Solo, Minggu pagi. Kampanye ini berfokus pada pentingnya membangun kesadaran diri mengenai attachment style dalam hubungan interpersonal generasi muda.
Attachment style , dalam psikologi, mengungkap bagaimana individu membentuk pola keterikatan emosional mereka dengan orang lain sejak kecil yang kemudian memengaruhi hubungan mereka di masa dewasa. Tim mahasiswa melalui kampanye ini ingin mengedukasi generasi muda tentang empat gaya keterikatan utama, yaitu secure, anxious, avoidant, dan fearful-avoidant.
Setiap gaya attachment style memiliki karakteristik unik yang mempengaruhi cara seseorang membangun dan merespon hubungan. Gaya secure dicirikan oleh kepercayaan tinggi terhadap orang lain dan kemampuan untuk bergantung secara sehat. Gaya anxious ditandai dengan kerentanan terhadap kecemasan dalam hubungan dan keinginan yang tinggi untuk bergantung pada pasangan. Gaya avoidant ditandai dengan keraguan untuk bergantung pada orang lain, serta gaya fearful-avoidant yang memadukan kecemasan dan penghapusan keterikatan.
“Banyak generasi muda yang tidak menyadari attachment style -nya sendiri. Padahal, memahami gaya ini bisa membantu mereka untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan bahagia,” ucap Rani, perwakilan tim mahasiswa UMS yang ditemui di CFD.
“Dalam kampanye ini, kami memberikan edukasi sederhana dan interaktif tentang attachment style melalui berbagai media seperti poster, video pendek, dan games. Kami juga mengundang beberapa ahli psikologi untuk memberikan ceramah singkat,” tambahnya.
Sejumlah pengunjung CFD terlihat antusias mengikuti setiap sesi edukasi yang disajikan. Mereka tampak tertarik untuk mengetahui pola hubungan mereka dan bagaimana cara membangun hubungan yang lebih sehat.
“Saya merasa lebih peka tentang attachment style setelah mengikuti kampanye ini. Saya sudah mulai menyadari beberapa pola dalam hubungan saya, dan semoga saya bisa mengaplikasikan pembelajaran ini untuk hubungan yang lebih baik di masa depan,” ungkap Daniel, salah satu pengunjung CFD yang berpartisipasi dalam kampanye.
Kampanye “Attachment Talk” merupakan bentuk nyata dari kepedulian tim mahasiswa UMS terhadap perkembangan dan kesejahteraan generasi muda. Melalui edukasi yang mudah dipahami dan menarik, mereka berharap bisa membuka mata generasi muda akan pentingnya pemahaman diri dan membangun kesadaran akan attachment style demi hubungan interpersonal yang lebih sehat dan bahagia.
Tim mahasiswa UMS berencana untuk terus melakukan kampanye serupa ke komunitas lain di masa mendatang, bidikkan untuk menjangkau lebih banyak generasi muda dan membantu mereka membangun hubungan yang positif dengan diri sendiri dan orang lain.