Menhub: Penanganan banjir jalur KA perlu dilakukan secara komprehensif
Menhub: Penanganan Banjir Jalur KA Perlu Dilakukan Secara Komprehensif
Jakarta, Senin, 16 Januari 2023 – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan penanganan banjir di jalur kereta api perlu dilakukan secara komprehensif, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini disampaikan Menhub saat meninjau lokasi terdampak banjir di Jakarta dan sekitarnya pada Senin pagi.
Menhub mengekspresikan keprihatinan atas dampak banjir terhadap layanan kereta api yang mengganggu aktivitas masyarakat.
“Curah hujan yang terjadi saat ini memang relatif lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, penanganannya tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga harus dipikirkan untuk jangka panjang agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” tegas Menhub.
Ia menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi banjir di jalur KA, termasuk pengaturan sistem drainase, normalisasi sungai, dan pembangunan tanggul yang lebih efektif. “Kami berharap langkah-langkah ini dapat dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait lainnya,” tambahnya.
Dalam rangka pencegahan dan penanganan banjir jangka pendek, Menhub menginstruksikan PT KAI untuk memaksimalkan operasi pompa dan sistem drainase di wilayah-wilayah rawan banjir. Serta, melakukan percepatan proses evakuasi warga dan penyugulan bantuan logistik bagi mereka yang terdampak.
Pihak Kemenhub juga akan mempertimbangkan alternatif jalur kereta api untuk memastikan laju operasional kereta api tetap terjaga, meskipun ada titik-titik jalur yang terendam banjir.
“Kami akan terus memantau situasi dan mematuhi anjuran dari BNPB dan pihak berwenang terkait,” ujar Menhub.
Pada kesempatan tersebut, Menhub turut menyerahkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut berupa makanan, minuman, dan perlengkapan kebersihan.
Dosen Teknik Sipil Universitas Indonesia, Dr. Arif Setiawan, menjelaskan bahwa penanganan banjir di jalur kereta api perlu di atas sekedar membangun tanggul.
“Sistem drainase yang efisien dan sistem pompa yang terpasang secara tepat sangat penting,” ungkap Dr. Arif.
Selain itu, ia juga menyarankan pembangunan sistem peringatan dini banjir di jalur KA agar dapat membantu pihak-pihak terkait mengambil langkah-langkah pencegahan lebih cepat.
Lebih lanjut, Dr. Arif menekankan perlunya kerjasama antar instansi dan pemerintah daerah dalam menangani banjir, termasuk dalam hal pembagian tanggung jawab dan koordinasi.
Terpisah, PT KAI memberikan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan Kemenhub dan instansi terkait dalam penanganan banjir di jalur KA mereka.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meskipun dalam kondisi cuaca ekstrem seperti ini. Kami harap masyarakat dapat bekerja sama dengan kami dalam menghadapi banjir,” ujar[[nama perwakilan]] selaku seorang perwakilan PT KAI.
Dari kunjungan dan pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh Menhub dan pihak terkait, terlihat bahwa penanganan banjir di jalur kereta api perlu dilakukan secara terstruktur dan komprehensif. Langkah-langkah jangka pendek dan jangka panjang harus diimplementasikan untuk meminimalisir dampak banjir terhadap layanan kereta api dan keselamatan masyarakat.