Menteri Desa PDT pastikan produk desa bisa bersaing
Menteri Desa PDT Pastikan Produk Desa Bisa Bersaing
Boyolali, Jateng – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Mendes PDT RI) Yandri Susanto menegaskan bahwa produk desa Indonesia mampu bersaing dengan produk lainnya di pasaran. Hal ini ia sampaikan saat meninjau Pameran Produk Unggulan Desa jelang puncak peringatan Hari Desa Nasional (HDN) Tahun 2023 di kawasan Kebun Raya Indrokilo (KRIB) Boyolali, Rabu (25/10/2023).
“Kami menyadari bahwa produk-produk dari desa kadang tidak dilirik oleh masyarakat secara luas. Padahal, produk-produk ini memiliki kualitas yang bagus dan bahkan bisa bersaing dengan produk dari luar negeri,” ujar Mendes PDT.
Dalam kesempatan tersebut, Yandri mengunjungi berbagai stan pameran yang menampilkan beragam produk unggulan desa, seperti kerajinan tangan, kuliner khas, dan hasil pertanian. Ia melihat langsung proses pembuatan serta kualitas produk yang ditawarkan.
Yandri menekankan bahwa pemerintah melalui Kementerian Desa PDT RI berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas produk desa dan pengembangan ekonomi masyarakat desa. “Salah satunya melalui program pengembangan industri kreatif di desa,” katanya.
Mendes PDT menjelaskan bahwa program tersebut akan membantu masyarakat desa dalam memproduksi dan memasarkan produk kerajinan dan hasil craftsmanship yang berkualitas.
Seperti diketahui, peringatan Hari Desa Nasional (HDN) tahun ini mengusung tema “Penguatan Desa Pasca Ganjaran Pandemi untuk Indonesia Maju”. Mendes PDT RI menilai Tema HDN kali ini sangat relevan karena sektor desa harus kuat untuk pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.
“Tantangan pandemi selama ini memang memukul desa, namun kesempatan ini juga menjadi momen untuk berbenah dan menemukan peluang baru,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen juga menyampaikan bahwa Pameran Produk Unggulan Desa ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk memperkenalkan produk-produk unggulan desa kepada masyarakat luas.
“Pameran ini juga menjadi wadah bagi para pelaku UMKM di desa untuk berjejaring dan mengembangkan usahanya,” tambah Wagub Jawa Tengah.
Pameran Produk Unggulan Desa ini berlangsung selama beberapa hari dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Kementerian terkait, pelaku UMKM dari seluruh Indonesia, serta masyarakat Boyolali dan sekitarnya.
Kesimpulan
Menteri Desa PDT RI optimis bahwa produk-produk desa Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di pasaran dan mengukir prestasi.
Pemerintah terus berupaya untuk memberikan dukungan agar produk-produk desa dapat lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas. Pameran Produk Unggulan Desa jelang puncak Hari Desa Nasional 2023 menjadi salah satu momentum penting dalam upaya tersebut.
Melalui peningkatan kualitas, pengembangan industri kreatif, dan akses pasar yang lebih luas, program Kementerian Desa PDT RI diharapkan dapat membantu masyarakat desa keluar dari kemiskinan dan berkontribusi aktif bagi pembangunan ekonomi nasional.