JogjaJateng .com

Pemerintah yakin “free float” 15 persen dapat pulihkan kepercayaan pasar

January 30, 2026 • Jogja jateng
Pemerintah yakin "free float" 15 persen dapat pulihkan kepercayaan pasar

Pemerintah Yakin “Free Float” 15 Persen Dapat Pulihkan Kepercayaan Pasar

Jakarta, – Pemerintah Indonesia menyatakan optimisme terhadap penyesuaian batas free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen, yang diyakini mampu memulihkan kepercayaan investor internasional dan meningkatkan daya tarik pasar saham Indonesia.

Langkah ini menjadi tanggapan atas sorotan dari indeks global saham Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengkritisi rendahnya transparansi free float di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebelumnya, perbandingan free float di BEI relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga seperti Malaysia (25 persen), Hong Kong (25 persen), Jepang (25 persen), dan Thailand (30 persen).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan bahwa penyesuaian free float menjadi 15 persen sejalan dengan praktik dan standar internasional. “Kami yakin ini akan meningkatkan citra dan kepercayaan pasar global terhadap Indonesia,” ujar Luhut dalam keterangan resmi.

Keuntungan Bidang Investasi

Menurut Kementerian Keuangan (Kemenkeu), peningkatan free float memiliki banyak keuntungan bagi investasi di Indonesia. Selain meningkatkan kepercayaan investor, hal ini juga diharapkan dapat:

Meningkatkan volatilitas pasar:   Pasar saham yang lebih cairan memiliki volatilitas yang lebih rendah, karena semakin banyak investor yang dapat membeli dan menjual saham secara efisien. Hal ini dapat menarik investor jangka panjang dan meningkatkan stabilitas pasar.
Meningkatkan likuiditas saham:   Dengan free float yang lebih tinggi, saham perusahaan menjadi lebih mudah traded dan diperdagangkan, sehingga memudahkan investor untuk masuk dan keluar dari posisi mereka.
Mempermudah masuknya investor asing:   Aspek free float menjadi nilai jual bagi investor asing dalam menilai kesubsistensi dan potensi pertumbuhan perusahaan di pasar modal suatu negara.

Catatan Penting untuk Pengawasan

Meskipun optimis, pemerintah menegaskan bahwa penyesuaian free float bukan hanya sekedar angka. Kemenkeu dan otoritas pasar modal, khususnya BEI, bertekad untuk meningkatkan pengawasan dan transparansi di pasar. Hal ini termasuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan yang tercatat di BEI memiliki tata kelola yang baik dan memenuhi standar-standar akuntansi internasional.

Walaupun pemerintah yakin penyesuaian ini mendorong pertumbuhan dan kepercayaan, diperlukan langkah-langkah konkret untuk memastikan dampaknya positif bagi seluruh pelaku pasar. Didukung oleh transparansi dan pengawasan yang ketat, langkah ini diharapkan menjadi landasan bagi Indonesia untuk menjadi negara investasi yang lebih kuat dan stabil.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us