Pemkab Jepara percepat pemulihan akses utama Desa Tempur
Pemkab Jepara Percepat Pemulihan Akses Utama Desa Tempur
Jepara, 12 Januari 2023 – Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat menggelar rapat mitigasi bencana untuk mempercepat pemulihan Desa Tempur, Kecamatan Keling dari dampak longsor. Akibat bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Jepara, akses utama Desa Tempur terputus total sehingga mengganggu aktivitas warga.
Rapat yang berlangsung di ruang rapat utama Setda Kabupaten Jepara ini dipimpin langsung oleh Bupati Jepara, HM. Musthofa. Hadir pula dalam rapat tersebut, para anggota Forkopimda, Dinas terkait, dan perwakilan warga Desa Tempur.
“Rapat hari ini (12/1) digelar sebagai tindak lanjut atas bencana alam yang berdampak, terutama Desa Tempur di Kecamatan Keling. Selain itu, beberapa kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Donorojo, Kalinyamatan, dan Tahunan juga mengalami dampak serupa,” ujar Bupati Musthofa saat membuka rapat.
Bupati menginstruksikan semua pihak terkait untuk mengantisipasi dan mengoptimalkan langkah-langkah penanganan dampak akibat bencana, khususnya di Desa Tempur. Ia mentekankan pentingnya koordinasi dan kerjasama yang baik antar lembaga untuk mempercepat pemulihan.
“Jalan utama Desa Tempur terputus akibat longsor, ini berdampak langsung pada akses warga untuk berbagai keperluan. Kita harus bekerja sama untuk segera memfasilitasi akses warga, memastikan distribusi logistik, dan membantu proses pemulihan ekonomi masyarakat,” tegas Bupati.
Diperkirakan longsor yang terjadi pada beberapa hari sebelumnya telah menganggu sekitar 200 kepala keluarga di Desa Tempur. Selain akses jalan yang terputus, beberapa rumah warga juga rusak terdampak bencana.
Ketua BPBD Jepara, Entrian, menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut telah dibahas solusi untuk pemulihan jalan utama Desa Tempur. “Kita akan melakukan langkah-langkah mitigasi dan penanganan dengan melibatkan berbagai instansi terkait, mulai dari pembukaan jalur alternatif, perbaikan infrastruktur jalan, hingga pendampingan bagi warga yang terdampak,” ungkapnya.
BPBD Jepara sendiri telah melakukan langkah penekanan di titik-titik yang rawan longsor untuk mengantisipasi kerusakan lebih lanjut.
Perwakilan warga Desa Tempur, Mbah Hasan, merasa lega dengan langkah cepat yang diambil Pemkab Jepara. Ia berharap pemulihan akses jalan utama dan perbaikan rumah warga dapat dilakukan secepatnya.
“Soalnya, jalan utama terputus ini sangat mengganggu aktivitas warga. Tidak hanya untuk keperluan sehari-hari, tagih hutang, dan mengirim barang hasil pertanian juga terhambat,” imbuh Mbah Hasan.
Kesimpulan
Pemerintah Kabupaten Jepara dengan segala jajarannya berkomitmen untuk segera mengembalikan kondisi normal di Desa Tempur, terutama dalam hal akses jalan. Koordinasi dan kerjasama antar instansi menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan dan membantu warga yang terdampak bencana. Diharapkan berbagai langkah mitigasi dan penanganan yang telah direncanakan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Tempur dan daerah lainnya yang mengalami dampak serupa di Kabupaten Jepara.